
Medan, Dinamika Online – Unit Kegiatan Mahasiswa Literasi Universitas Negeri Gorontalo (UKM Literasi UNG) melangsungkan diskusi daring dengan tema “Rebahan Secukupnya, Berjuang Selelahnya”. Kegiatan ini berlangsung via grup WhatsApp dan diikuti oleh 273 peserta, menghadirkan mahasiswa berprestasi Ilmu Hukum Universitas Pendidikan Ganesha yaitu Devi Yusnitasari dan Desi Yunitasari atau lebih dikenal dengan The Twins sebagai pemateri, Rabu (13/5).
Wiranda Putri Madamda selaku moderator sekaligus Wakil Ketua UKM Literasi menuturkan tujuan diadakannya diskusi ini. “Kegiatan ini bertujuan untuk mengisi waktu luang para peserta agar tetap produktif dan beraktifitas meskipun di rumah aja. Karena pandemi hanya membatasi pertemuan dan perkumpulan kita, bukan membatasi ruang belajar kita,” jelasnya.
Dalam diskusi The Twins sebagai pemateri menyampaikan perbedaan mendasar antara orang sukses dengan orang biasa antara lain adalah faktor pola pikir, penggunaan waktu dan kebiasaan, “Faktor ini sangat menentukan masa depan setiap orang. Meskipun terlihat biasa dan klasik. Kebiasaan yang jarang membaca, menunda, scrolling media sosial tanpa mendapatkan hal positif, justru pelan tapi pasti menghancurkan mimpi karena terjebak dalam Confort Zone,” jelas si kembar penerima empat beasiswa dalam negeri tersebut.
The Twins juga menambahkan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk menyerah, “Orang sukses bisa datang darimana pun, kalangan apapun atau latar belakang apapun. Bedanya mereka selalu konsisten membangun kualitas dirinya, tidak pernah menyerah dalam berproses, dan mengatakan ‘No Excuse’ untuk bisa terus maju,” tambah mereka.
Melli Nur Fauziah, salah satu peserta yang merupakan mahasiswi Jurusan Hukum Tata Negara UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengungkapkan kesan dan harapannya. “Ilmu yang disampaikan pemateri sangat bermanfaat dan menambah wawasan peserta. Selain ilmu, kita juga bisa saling mengenal dan menambah pertemanan dari berbagai daerah. Harapannya semoga kegiatan ini dapat dikenal hingga ke gerbang Internasional,” tutupnya.
Reporter : Rahmi Diah dan Anju Minta Marito Manik
Editor : Ade Suryanti

