
- Judul Film : Orphan
- Rating : 6,9/10
- Genre : Horror Thriller
- Sutradara : Jaume Collet-Serra
- Penulis : David Leslie
- Rilis : 24 Juli 2009 (Amerika Serikat dan Kanada), 22 Oktober 2009 (Jerman), 30 Desember 2009 (Prancis)
- Durasi : 123 Menit
- Pemeran : Vera Farmiga, Peter Sarsgaard, C. C. H. Pounder, Margo Martindale, Isabelle Fuhrman, Karel Roden, Aryana Engineer, Jimmy Bennett, Matthew Raudsepp
- Perusahaan Produksi : Dark Castle Entertainment, Appian Way Productions, Studio Babelberg Motion Pictures, StudiCanal
Peresensi: Mustika Khairunnisa
Berkisah tentang pasangan suami istri yang mengadopsi seorang anak. Sang istri Kate Coleman (Vera Farmiga) mengalami keguguran dan mengalami depresi. Suaminya John Coleman (Peter Sarsgaard) mencoba untuk mencari solusi dan kemudian mereka sepakat untuk mengadopsi anak dari panti asuhan. Sebelum mengadopsi anak, sebelumnya mereka sudah memiliki dua anak yaitu Daniel (Jimmy Bennett) dan Max (Aryana Engineer).
Setelah mengunjungi panti asuhan, kemudian Jack bertemu dengan Esther (Isabelle Fuhrman), gadis Rusia berusia 9 tahun. Esther pun diadopsi mereka dan dibawa pulang. Max, anak kedua yang bisu dan tuli dari Kate dan John sangat senang atas kehadiran Esther, tetapi tidak bagi Daniel, anak sulung mereka tidak menyukai Esther karena pakaian yang tidak pantas di usianya, cara menatap yang aneh, serta cara makannya juga.
Keanehan pun terjadi, keraguan Kate terhadap Esther terjadi ketika Esther membunuh merpati yang terluka, melihat Kate dengan tatapan musuh, kemudian juga melukai teman sekelasnya. Kemudian ketika kepala panti asuhan, Suster Abigail datang ke rumah keluarga John dan memberitahu hal-hal yang mengganjal mengenai Esther kepada Kate, Kate semakin curiga terhadap anak yang diadopsinya itu.
Setelah Suster Abigail pulang dari rumah tersebut, Esther membunuh birawati itu dan menggeretnya ke selokan. Esther mengancam Max yang saat itu menyaksikan aksi Esther saat membunuh dan menyembunyikan barang bukti di rumah pohon Daniel.
Kate sudah memberitahukan tentang keraguannya terhadap Esther kepada John, tetapi suaminya itu tidak percaya, karena Esther selalu bersikap baik ketika dihadapan John. Esther kemudian membawakan buket untuk Kate yang ternyata bunga itu dipetik dari makamnya Jessica, yang tak lain adalah anak Kate yang meninggal. Kate semakin marah dan menarik lengan Esther, tetapi Esther dengan liciknya mematahkan lengannya agar Kate disalahkan. Dengan jahatnya Esther merusak rem mobil Kate yang membuat mobil berjalan ke lalu lintas, padahal saat itu Max berada di dalam mobil.

Esther sengaja berpura-pura menemukan botol anggur yang dapat membuat John marah karena mengira istrinya minum alkohol lagi. Rumah tangga mereka mulai kacau. Namun Kate berusaha melacak darimana asal Esther sebenarnya, Kate pun berhasil menemukan informasi sebenarnya yang ternyata Esther merupakan pasien Rumah Sakit Jiwa Estonia, tetapi panti asuhan tidak memiliki catatan apapun dari Esther. Daniel mengetahui kematian suster Abigail dari Max dan ke rumah pohon untuk menemukan barang bukti, tetapi Esther mengetahui hal ini dan membakar rumah tersebut sehingga Daniel terjatuh dan Esther ingin membunuhnya tetapi dihentikan Max. Tidak lama Kate datang dan membawa putra sulungnya itu ke Rumah Sakit.
Di rumah sakit, Esther menyelinap ke kamar Daniel dan menutup Daniel menggunakan bantal, tetapi Max melihat dan Kate menyadari perlakuan Esther dan menyerangnya. Lalu Kate di bius sehingga tidak sadarkan diri. Sementara Kate dan anak-anaknya di rumah sakit, Esther mencoba merayu John yang sedang mabuk, dan menyadari bahwa apa yang dikatakan Kate adalah benar.
Di Rumah Sakit Kate menerima telepon dari Dr. Varava dari Saarne Institite, mengabarkan bahwa Esther sebenarnya berusia 33 tahun bernama Leena Klammer yang memiliki Hipopituitarisme, kelainan hormone langka yang menyebabkan terhambatnya pertumbuhan fisik dan berpura-pura menjadi seorang anak berusia 9 tahun.
Leena telah membunuh 7 orang setelah gagal merayu suami orang yang mengadopsinya. Setelah gagal merayu John, Leena mambunuh John yang disaksikan Max dan kemudian mengejar Max untuk dibunuh. Tak lama Kate sampai di rumahnya dari rumah sakit dan mencari anaknya itu, ia pun menerobos rumah kaca dan menimpa Leena dan membawa lari anaknya, Max.
Hingga aksi kejar-kejaran pun sampai di kolam beku, kemudian Kate dan Leena terjatuh ke kolam. Kate berusaha keluar dari kolam tersebut tetapi Leena memegangi kakinya dan dengan keras Kate menendang Leena hingga masuk dan tenggelam ke dasar kolam, kemudian polisi pun datang.
Film ini akan membolak-balik emosi para penonton terhadap aksi licik Esther yang tak lain adalah Leena. Merupakan film psikologi yang membuat penontonnya deg-degan apalagi saat aksi kejar-kejaran Kate dengan Leena. Saat itu Esther menunjukkan wajah aslinya sebagai Leena yang berusia 33 tahun yang sangat menyeramkan.

