
Medan, Dinamika Online – UIN SU di bawah pemimpinan Prof. Dr. Saidurrahman M.Ag, saat ini sedang fokus menuju kampus yang berstandar World Class University (WCU). Dalam hal ini Wakil Rektor III, Prof. Dr. Amroeni Drajat, M.Ag mengatakan diperlukan mahasiswa yang kreatif. “Diperlukan mahasiswa yang kreatif dan kritis untuk mencapai World Class University, bisa dengan demo dan sebagainya. Namun saya pribadi tidak suka demo-demo, lebih bagus dengan cara kekeluargaan,” ungkapnya, Jumat (28/8).
Dalam diskusi melalui Apa Kabar Dinamika Kampus (AKDK) yang ke XIV, Wakil Rektor III juga menyampaikan beberapa poin-poin penting. Ia menyatakan bahwa sudah ada langkah-langkah awal yang dilakukan oleh pihak kampus seperti hubungan dengan luar negeri (pertukaran mahasiswa), layanan pusat bahasa Inggris maupun bahasa Arab, dan pembangunan ma’had beserta fasilitas lainnya.
Wakil Rektor III menegaskan, bahwa penguasaan bahasa asing sangat diperlukan untuk mendukung UIN SU menuju WCU. Bahasa asing juga dibagi menjadi dua yaitu bahasa barat dan bahasa timur. Bahasa barat umumnya adalah bahasa Inggris, Jerman dan Prancis. Bahasa Timur umumnya adalah bahasa Arab, China dan Jepang. Namun yang sangat ditekankan adalah bahasa Arab dan bahasa Inggris.
Alhafizh Mubarak Hamdan, salah satu peserta AKDK XIV mengatakan, bahwa UIN SU sudah mempunyai Pusat Pengembangan Bahasa (Pusbinsa). “Sependek pengetahuan saya, telah banyak kegiatan yang telah dilakukan dalam rangka peningkatan kemampuan mahasiswa dalam penguasaan bahasa Arab maupun Inggris. Jadi saya kira, kampus sudah memfasilitasi, namun mungkin sosialisasinya saja yang belum menyeluruh,” tutupnya.
Reporter : Hijrah Alkhoir dan Ninda Azzahra
Editor : Miftahul Zannah

