Kesehatan Mental Itu Penting

- Advertisement - Pfrasa_F
Sekretaris Desain Grafis. (Foto/Dok. Pribadi)
Penulis: Intan Zhorifah

Kesehatan merupakan salah satu faktor terpenting dalam kehidupan manusia. Kita bisa melakukan apa saja asal kita sehat dan mampu melakukannya. Berlari, berkelana, jalan-jalan, atau apa pun yang ingin kita lakukan. Jika sakit sudah datang, maka yang kita harapkan hanyalah kesehatan.

Kesehatan terbagi menjadi dua macam, jasmani dan rohani. Masyarakat sering kali mementingkan kesehatan jasmani dibandingkan rohani. Karena, ada pepatah yang mengatakan, “Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”. Padahal itu tak selamanya benar. Kesehatan mental, itu yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan tindakan dan mengatur emosi dalam kedidupan sehari-hari.

Banyak orang yang bercerita kepada teman dekat hanya untuk merasa bahwa bebannya sedikit berkurang. Akan tetapi, sering kali orang menasehati dengan kata-kata seperti ini, “Iya, aku ngerti kok perasaan kamu gimana. Sabar aja ya”. Padahal, semua orang memiliki masalah yang berbeda-beda. Lalu, bagaimana dia bisa mengatakan hal seperti itu?

Jasmani yang sehat belum tentu memiliki rohani yang sehat pula. Bisa jadi, seseorang berlaku baik kepada semua orang dan menyimpan semuanya sendiri. Lalu, suatu waktu dia akan menangis tanpa sebab yang jelas. Kesehatan mental bisa kita jaga dari dini. Tak perlu menghabiskan banyak biaya untuk menjaga kesehatan mental.

Ada banyak cara untuk gangguan mental yang akan mengancam selama pandemi seperti ini. Tetapi, ada banyak juga cara mengatasinya. Jika kamu memiliki prasangka buruk terhadap sesuatu, maka kamu harus menyingkirkan itu. Mengatakan hal yang positif kepada diri sendiri memiliki efek yang kuat dan dapat memengaruhi kesehatan mentalmu. Jadi, jangan selalu beranggapan buruk dan mulailah berbaik sangka.

Tuliskan juga hal-hal yang harus kamu syukuri yang terjadi di hidupmu. Rasa syukur akan membawa kamu kepada hal-hal yang positif dan menjauhkan dari hal negatif sehingga rasa syukur tersebut akan menjaga kesehatan mentalmu. Jika kamu ingin menenangkan jiwamu, cobalah melakukan hal-hal yang sangat kamu senangi. Istrihatlah dari kesibukanmu beberapa waktu. Jangan pernah mendengarkan ‘kata’ orang lain yang akan membuatmu kepikiran tentang itu. Hidupmu adalah pilihanmu. Biarkan dirimu yang memilih.

Ah, satu lagi. Jika kamu merasa bahwa cara yang diatas tidak ‘bekerja’ lagi padamu, maka kamu bisa datang ke psikolog. Jangan takut dengan pernyataan “orang yang datang ke psikolog hanya orang yang sudah gila”. Memang benar bahwa di Indonesia itu masih menjadi hal yang tabu, tetapi kesehatan mentalmu lebih utama. Jadi, tidak apa-apa dan jangan pernah menyerah dengan mentalmu. Semangat!

- Advertisement -

Share article

Latest articles