Clouds: Salam Perpisahanku

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto/IMDb)
  • Judul : Clouds
  • Sutradara : Justin Baldoni
  • Tanggal Rilis : 16 Oktober 2020; Disney+
  • Genre : Drama Musikal
  • Durasi : 2 jam 1 menit

Penulis: Nurul Liza Nasution

Clouds merupakan film drama musikal yang diadaptasi dari buku berjudul Fly a Little Higher: How God Answered a Mom’s Small Prayer in a Big Way karya Laura Sobiech (ibu dari Zach Sobiech). Kisah ini diangkat dari kisah nyata kehidupan Zach Sobiech dan bercerita tentang kesehariannya yang terkena kanker sejak usia 14 tahun. Berbagai pengobatan dan perawatan medis, Zach masih dapat beraktivitas selayaknya remaja biasa, semisalnya pergi sekolah dan merasakan jatuh cinta pada temannya. Namun, hidupnya berubah drastis pada usia 17 tahun.

Zack memiliki sahabat yang selalu menemaninya menjalani pengobatan kemoterapi dan memiliki hobi yang sama yaitu bernyanyi. Zack juga memiliki keluarga yang sangat mendukung dan terus menyemangatinya untuk menjalani kehidupannya.

Dimulai dari Zack membuat janji dengan pacarnya untuk piknik bersama di sebuah taman. Tetapi, janji ini tidak sempat ditepati Zack dikarenakan dia mendadak batuk hebat hingga membuatnya harus dibawa ke rumah sakit untuk menjalani operasi. Di sini para dokter mengatakan kankernya sudah menyeba luas dan hanya menyisakan sedikit waktu baginya.

Setelah mengetahui tentang kesehatannya, Zack meminta ibunya untuk tidak melakukan kemoterapi lagi. Banyak yang berubah dari hidupnya dan dia memilih menikmati hidupnya, salah satunya mengejar mimpinya membuat sebuah album musik dan mengajak sahabatnya. Maka lahirlah sebuah lagu yang berjudul “Fix Me Up” dan ditonton lebih dari 20.000 kali dalam satu di YouTube. Lagu Fix Me Up ini juga menarik perhatian salah satu perusahan musik di New York.

Namun, Zach menyadari bahwa bagaimana pun ia menghabiskan waktu yang tersisa, pada akhirnya ia akan menyakiti orang yang ia cintai. Kondisi kesehatan Zach yang kian memburuk, ia memutuskan cara terbaik untuk mengucapkan selamat tinggal melalui musik. Terinspirasi saat di pesawat lagu berjudul “Clouds” pun lahir. Cloud menjadi hits dan banyak menginspirasi pendengarnya.

Waktu terus berjalan, kesehatannya semakin menurun. Penonton akan dibawa ke suasa sedih ketika Zack dan ibunya mengisi daftar keinginan dari rumah sakit sebelum meninggal. Zack memilih menghirup udara terakhirnya di atas sofa dan mendonorkan semua organnya yang masih bisa digunakan. Film ini di akhir dengan sebuah pesta ulang tahun, wisuda, dan malam perpisahan yang dijadikan satu oleh keluarga, sahabat, dan teman-temannya dikarenakan Zack tidak bisa melewati hari-hari spesialnya lagi.

“Now look, I know probably weird for me to write the college essay, well most likely, I’ll make it there. but I won’t such a small thing like cancer give me my first F. So, by some miracle I got chance to go to college, I will dug every single experience that I got in the college. If I don’t, that’s okay too. Because, I want to reach as far as I can with my limited time. See, we all have limited time. So, what did I planned to with my wild and crushed life? it’s really simple actually,  I just wanna make people happy, as much as I can, as long as I can. and in the end I hope my story help everyone to realize if you dont have to find out when yourself die to start living.”

Editor : Rindiani

- Advertisement -

Share article

Latest articles