
Medan, Dinamika Online – UIN SU tetap melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2021 pada Juli – Agustus mendatang secara daring, tapi dengan mekanisme yang berbeda. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat UIN SU (PKM UIN SU), Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A, Sabtu (15/5).
“KKN tahun ini masih sesuai dengan KKN tahun lalu teruntukkannya adalah KKN daring, tapi mekanismenya berbeda. Tahun ini kita buat pengelompokannya sesuai dengan daerah masing-masing. Jadi nanti dalam pendaftaran kita akan minta data asal kampung mahasiswa dengan melengkapi KTP atau KK agar data itu tidak dibuat-buat,” ujar Syukri.
Lebih lanjut, Syukri menegaskan bahwa mahasiswa tetap turun langsung ke lapangan tapi lokasinya di kampung masing-masing, hanya saja mekanisme pembimbingan selama masa KKN memakai sistem daring.
Yang terbaru dari KKN 2021 adalah mekanisme pelaporannya, yaitu: pertama, laporan singkat terencana yang tidak lebih dari lima atau enam halaman berkaitan dengan kegiatan yang dikerjakan selama satu bulan. Kedua, jurnal yang akan dipublikasikan. Ketiga, video yang menginspirasi selama kegiatan KKN berlangsung dan akan diunggah di YouTube dengan durasi yang tidak lebih dari 10 menit.
Lanjut lagi, Syukri berharap ketiga jenis pelaporan itu bermanfaat untuk akreditasi UIN SU dan masyarakat. “Jadi kita mau KKN mahasiswa itu bermanfaat untuk akreditasi UIN SU, serta bermanfaat untuk masyarakat. Makanya nanti kita minta mahasiswa untuk membuat video yang menginspirasi agar bisa ditonton masyarakat. Dengan itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk melakukan berbagai kebaikan,” harap kepala PKM itu.
Annisa Nabilah mahasiswi semester VI Prodi KPI mengatakan mekanisme KKN 2021 mempermudah mahasiswa/i. “Menurut saya perubahan mekanisme KKN daring tahun ini cukup lebih baik, karena mempermudah mahasiswa/i dengan menempatkan sesuai daerah masing-masing. Harapannya, semoga KKN pada Juli-Agustus nanti bisa berjalan dengan baik dan semestinya juga bisa bermanfaat untuk semua, baik mahasiswa, kampus dan masyarakat,” katanya saat diwawancarai melalui WhatsApp.
Reporter : Sri Julia Ningsih dan Tondini Alief Harahap
Editor : Rindiani

