
- Judul : Escape From Mogadishu
- Sutradara : Ryoo Seung-wan
- Produser : Kang Hye-jeong, Kim Yong-hwa
- Pemeran : Kim Yoon-seok, Jo In-sung, Heo Joon-ho, dan Kim So Jin
- Tanggal Rilis : 28 Juli 2021
- Negara : Korea Selatan
Penulis: Isra Della Aulia
Setelah sukses menggarap film Veteran (2015), The Berlin File (2013), dan The Battleship Island (2017), sutradara Ryoo Seung-wan kembali memecahkan perfilman Korea Selatan lewat karya terbarunya yang berjudul Escape From Mogadishu. Film yang diangkat berdasarkan kisah nyata antara dua Korea yang terjadi pada tahun 1991 di Mogadishu.
Pandemi Covid-19 menyebabakan penundaan perilisan pada film ini yang harusnya dijadwalkan tahun lalu. Namun siapa sangka, film ini termasuk salah satu film terlaris tahun ini di negaranya. Kabarnya, Escape From Mogadishu dinobatkan sebagai film yang akan dikirim ke ajang Academy Award tahun mendatang.
Dengan anggaran fantastis bernilai puluhan miliar won, Escape From Mogadishu berhasil menggugah penonton lewat latar dan setting yang membawa suasana seperti nyata. Hal tersebut juga tak lepas berkat menggandeng artis profesional papan atas seperti Kim Yoon-seok, Jo In-sung, Heo Joon-ho, dan Kim So Jin.
Pada tahun 1980, Korea Selatan belum diakui keanggotaannya di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Pada masa itu, Benua Afrika memegang suara terbanyak atas keanggotaanya di PBB. Di tahun 1987 Korea Selatan memutuskan mengirim utusan diplomatiknya ke Somalia, tepatnya di ibu kota Mogadishu.
Drama politik abadi antara Selatan dan Utara membuat aksi saling jegal demi mencapai tujuan keduanya memperebutkan kursi di PBB. Pada tahun 1990, Mogadishu mengalami perpecahan akibat perang saudara, di mana warga sipil terang-terangan mengangkat senjata dan tidak segan-segan membinasakan siapa pun, termasuk para diplomat.
Tiba di suatu malam kedutaan Korea Utara diserang oleh kelompok bersenjata. Akibatnya, terjadi pemadaman listrik membuat saluran komunikasi terputus dan tidak dapat menghubungi siapa pun untuk meminta bantuan. Hal tersebut membuat Korea Utara memutuskan untuk keluar dari gedung kedutaan agar bisa bertahan hidup. Namun tak mengira, bahwa kedutaan Korea Selatan yang paling memungkinkan untuk didatangi. Di mana itu menjadi takdir yang tak diharapkan bagi Utara.
Melihat situasi yang semakin tidak kondusif dan mengancam keselamatan, membuat keduanya terpaksa harus bekerja sama. Ketegangan keduanya berubah menjadi cerita yang menyentuh. Di mana ini bukan lagi soal diplomatik, pembelot, atau harga diri, namun ini tentang kemanusiaan.
Bagi kamu yang tertarik untuk melihat seperti apa dan bagaimana perjalanan ekstrem mereka untuk bertahan hidup, jangan lupa menonton, ya!
Editor: Adelini Siagian

