
Medan, Dinamika Online–Wisudawan ke-77 UIN SU pada November 2021 lalu tercatat masih ada yang belum menerima ijazah. Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama (AAKK) UIN SU, Dr. Dur Brutu, M.A. memberikan penjelasan saat diwawancarai langsung di ruangannya.
Dr. Dur Brutu, M.A menerangkan penyebab terlambatnya ijazah terbit karena adanya perubahan sistem dan mekanisme dalam penerbitan ijazah yang saat ini ditangani Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti).
“Ijazah belum keluar karena nomor ijazah mereka secara nasional belum dikeluarkan dari Ditjen Dikti. Hal ini dialami hampir seluruh perguruan tinggi di Indonesia bukan hanya UIN SU. Kita dari UIN SU sudah mengirimkan data semua mahasiswa. Bahkan selalu diurus ke Ditjen Dikti, sedikit demi sedikit sudah keluar tetapi belum semua,“ jelasnya saat diwawancarai pada Selasa, 23 Agustus 2022.
Menyikapi hal ini, salah satu wisudawan yang belum menerima ijazah yang tidak ingin disebutkan namanya menyayangkan hal tersebut terjadi. “Menurut saya kurangnya informasi yang diberikan dari pihak UIN SU ke mahaiswa. Wisudawan butuhnya ijazah, kita tidak bisa melamar pekerjaan karena ijazah belum keluar. Biasanya, setelah wisuda otomatis beberapa minggu kemudian ijazah keluar. Namun, kenapa dalam beberapa bulan ini belum keluar juga?” sebutnya.
Lebih lanjut, ia berharap agar UIN SU cepat menginput data mahasiswa. “Untuk mahasiswa yang sudah wisuda tentu pihak UIN SU sudah memproses data dengan harapan agar mahasiswa yang wisuda datanya cepat diproses. Karena semakin cepat kita menginput datanya, maka semakin cepat pula data kita diproses Ditjen Dikti,“ harapnya.
Reporter : Tia Melati dan Tri Pujiati Panggabean
Editor : Khairatun Hisan

