
Oleh: Purnama Arfah
Tidak bisa dipungkiri, semua orang pasti ingin mencapai suatu kebahagian. Akan tetapi banyak orang yang tidak mengerti dimana dan bagaimana untuk mendapatkannya. Hampir semua masalah hidup berawal dari ketidak inginan kita menerima kenyataan hidup apa adanya. Terkadang kita melihat hidup penuh masalah, kita tidak mau mencoba untuk menyikapi hidup secara sederhana. Kita lebih senang berlindung dan bersembunyi di balik pikiran sendiri sambil memaksakan keadaan agar sesuai dengan keinginan, tanpa mau melihat kenyataan hidup yang sebenarnya.
Bahagia itu tidaklah jauh, cukup sejenak pejamkan mata, sujudkan anggota badan, untuk menemukan ketenangan hati, meresapi setiap tarikan nafas, menyadari keberadaan kita yang sementara di dunia ini dan membiarkan dengan penuh cinta atas petunjuk-Nya. Bahagia itu adalah sebuah rasa, sama dengan sakit, senang, susah, kesal atau juga rindu, banyak orang menyebutnya dengan kata ‘perasaan’. Dan ketahuilah, yang namanya perasaan itu adanya di dalam hati manusia. Siapa yang menginginkan kebahagiaan, maka kuncinya adalah mengisi hatinya dengan penuh oleh perasaan bahagia tanpa sedikitpun membiarkan ruang kosong untuk perasaan lainnya. Kita yakin siapapun orangnya dia akan merasa bahagia dalam kondisi apapun.
Tidak sedikit orang mengira bahwa bahagia itu, ketika seseorang sudah mendapatkan harta yang banyak. Dan tidak sedikit juga yang beranggapan bahwa bahagia itu bisa didapatkan dengan uang yang banyak, kedudukan yang tinggi atau nama yang terkenal. Faktanya, kalau kita mau berpikir lebih jauh berapa banyak orang yang kita anggap sebagai orang yang berharta banyak tetapi hidupnya jauh dari bahagia. Dan tidak sedikit pula orang-orang yang kita anggap memiliki uang banyak, jabatannya selangit, atau namanya yang terkenal sejagat raya tetapi perjalanan hidupnya tidak merasa bahagia sedikitpun. Hal itu tidak lain dan tidak bukan karena di dalam dirinya sulit untuk mengisi hatinya dengan kata bahagia. Segala sesuatunya kita mulai dari diri sendiri, ciptakan hal positif, tingkatkan spiritual, maka dengan sendirinya kebahagiaan itu akan lahir ditengah orang orang yang tepat.

