Medan, Dinamika Online – Pesta Buku Medan 2015 yang diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Kampus (LDK) UIN SU kali ini mengadakan bedah buku yang mendatangkan H. Qasim Nursheha Dzulhadi Lc, M.A. selaku Kepala Litbang Pesantren Raudhatul Hasanah sebagai pembedah buku yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas yang ada di UIN SU (13/03).
Adapun judul buku yang dibedah adalah Minoritas Etnis dan Agama di Iran karya pengarang Mesir Samih Said Abud. Jumlah halaman buku ini sebanyak 373 halaman dan diterbitkan oleh penerbit Pustaka Al-Kautsar.
Hal yang menarik dari buku yang dibedah oleh H. Qasim Nursheha Dzulhadi Lc, M.A. adanya keberagaman dari etnis dan agama yang ada di Iran itu. “Tentu penulis membahas realitas etnis dan keragaman di sebuah negara yaitu Iran. Jadi menarik, karena pengakuan Iran sendiri mereka tidak diskriminatif, etnis dan agama minoritas. Tapi menurut kenyataan fakta dan opini tidak seperti itu faktanya. Seperti Sunni didiskriminasi, Kurdi, Kristen, dan Yahudi. Di Teheran sendiri ibukota Iran, tidak ditemukan mesjid Sunni satu pun. Padahal itu agama juga meskipun dianggap minoritas, kan?” ujarnya.
Namun, beliau juga memaparkan bahwa di dalam buku yang dibedah terdapat beberapa kekurangan, yaitu tidak adanya rujukan yang dimuat oleh penulis. “Kalau yang saya lihat sendiri karena memang ini sifatnya riset jadi dia tidak mencantumkan secara detail apa itu rujukannya, karena rujukannya itu kan harian, harian ini harian itu, internet, wawancara dengan orang, ada dari buku. Footnote-nya di dalam, tapi saya lihat hanya sedikit” tambahnya.
Adjie Pratomo Amri, selaku peserta yang hadir mengemukakan pendapatnya mengenai buku yang dibedah. “Kalau bisa penulisnya hadir, biar lebih menarik, kemarin yang datang pesertanya sedikit, kekurangannya satu yaitu pembedahnya cuma satu, biasanya itu kalau sudah bedah buku pembedahnya itu lebih dari satu ada yang pro dan ada yang kontra jadi nanti ada yang diperdebatkan biar lebih lebih menarik dan kalau bisa penulisnya itu didatangkan karena dia kan enggak tahu bukunya itu dibedah jadi dia tidak bisa klarifikasi”, ujarnya selaku mahasiswa jurusan Ekonomi Manajemen Syariah UIN SU.
H. Qasim Nursheha Dzulhadi Lc, M.A. mengemukakan pandangannya terhadap keseluruhan buku tersebut. “Secara umum, bagus luar biasa. Karena kalau ini yang saya pelajari di sejarah ini fakta. Karena kan orang Arab biasanya kalau sudah pintar biasanya referensinya mengalir terus”, ujarnya.
Reporter : Indra Syahputra dan Safitri Adriani Nasution
Fotografer : Armasita


