Medan, Dinamika Online–Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN SU kembali berlakukan perkuliahan daring bagi mahasiswa yang memakai Gedung Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) mulai 6–7 Maret 2024. Ketetapan ini berkaitan dengan pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) program studi (prodi) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) jenjang S-2, berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 101 Tahun 2024.
Menanggapi surat edaran tersebut, Mhd. Haichal Eriyanto menuturkan bahwa adanya pemberlakuan kuliah daring kembali mengakibatkan sebuah kontroversial bagi mahasiswa. Hal tersebut disebabkan oleh sebagian dari mahasiswa yang setuju diberlakukannya kuliah daring dan sebaliknya.
“Adanya surat edaran tersebut menuai kontroversial, dikarenakan terdapat sebagian mahasiswa yang setuju dan juga sebaliknya. Akan tetapi, menurut saya pemberlakuan kuliah daring karena akreditasi itu sangat kurang baik. Hal ini dapat membuat mahasiswa menjadi kurang aktif dan bermalas-malasan pada saat pembelajaran berlangsung”, tutur mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA) tersebut.
Selaras dengan itu, Nadia Salsabila Putri Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menambahkan bahwa, pemberlakuan kembali kuliah daring dapat mengganggu pembelajaran pada mata kuliah yang dilaksanakan. Terlebih lagi, hari tersebut juga terdapat jadwal mata kuliah praktik.
“Awalnya saya terkejut mendapat kabar adanya SE kuliah daring kembali karena AL Prodi. Sebab, minggu lalu pembelajaran juga dilakukan secara daring karena AL Prodi PBA. Hal ini tentunya sedikit mengganggu pembelajaran di setiap mata kuliah, apalagi di hari tersebut terdapat jadwal mata kuliah praktik”, tambahnya.
Lebih lanjut, Nadia juga menyarankan agar UIN SU menyediakan kelas lain sebagai gantinya, agar perkuliahan dapat dilaksanakan secara tatap muka sebagaimana mestinya. Sehingga tidak ada lagi perkuliahan secara daring.
“Saran saya, alangkah baiknya UIN SU dapat menyediakan kelas atau tempat khusus di gedung perkuliahan yang dapat digunakan untuk kegiatan AL prodi. Maka dengan begitu, tidak ada perkuliahan yang dilaksanakan lagi secara daring”, sarannya.