
Medan, Dinamika Online–Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) meraih prestasi di Kejuaraan Pencak Silat Sumatera Utara 2025 dan berhak melaju ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS), serta Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025.
Juara I diraih Tris Supriadi dari Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK); Juara III diraih Alif Iwamussapa Solo dari Jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ilmu Sosial (FIS); dan Juara I kategori tunggal putri diraih Nazwa Retno dari Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).
Baca Juga: Pelantikan Kepengurusan Baru Pramuka UIN SU Masa Bakti 2025
Tris Supriadi, Juara I Kelas D Dewasa, mengungkapkan kebanggaannya mengikuti ajang pencak silat tingkat daerah. Baginya, kerja keras dan disiplin dalam latihan membuahkan hasil maksimal dan tanggung jawab yang lebih besar.
“Tentu perasaan saya luar biasa karena kerja keras, latihan, dan disiplin akhirnya membuahkan hasil. Kemenangan ini menambah rasa percaya diri dan motivasi untuk terus berkembang. Namun, saya juga merasa memiliki tanggung jawab lebih besar untuk mempertahankan prestasi dan tetap rendah hati,” jelasnya.
Lebih lanjut, Tris menilai ajang ini sebagai peluang besar untuk mengharumkan nama diri sendiri dan instansi. Kompetisi ini memberikan pengalaman berharga, baik mental maupun teknik, terutama bagi calon atlet profesional.
“Mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sumut menuju POPNAS dan POMNAS adalah kesempatan besar untuk membanggakan diri, keluarga, dan daerah. Ajang ini juga menambah pengalaman dan mengasah mental bertanding,” ujarnya.
Di sisi lain, Alif Iwamussapa Solo, peraih Juara III Kategori Solo Kreatif, merasa bangga atas pencapaiannya. Ia menilai perjuangan dan tantangan yang dihadapi terbayar lunas, meskipun belum maksimal.
“Saya bangga dan bahagia dengan pencapaian ini, meskipun hanya tingkat daerah. Prosesnya berat, penuh perjuangan dan tantangan. Alhamdulillah, hasilnya membayar usaha, meskipun saya belum puas karena belum meraih posisi terbaik,” ujarnya.
Selanjutnya, Alif berharap dapat berprestasi lebih maksimal dalam kompetisi mendatang dan mengajak teman-teman untuk mendalami bidangnya agar menjadi ahli. Menurutnya, tidak ada kata terlambat untuk mencapai tujuan.
“Harapan selalu ada, terutama untuk diri saya sendiri. Hasil kejuaraan kali ini kurang memuaskan, jadi saya harus meningkatkan latihan dan disiplin. Untuk teman-teman, saya mengajak agar terus mendalami bidang yang digeluti hingga benar-benar ahli. Selama itu positif, tidak ada kata terlambat untuk belajar,” harapnya.
Baca Juga: KSE UIN SU Adakan Gerakan Pungut Sampah Masyarakat Sambut Dengan Antusias
Reporter: Nathasyah Putri Maharanni dan Nayla Fithra
Editor : Ummy Syafitri

