
Medan, Dinamika Online–Program Studi (Prodi) Seni Pertunjukan Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar drama musikal berjudul “Bunga di Pinggir Jurang” dalam rangka menyelesaikan ujian akhir bagi Uci Ramadha Putri selaku mahasiswa teruji. Acara ini berlangsung di Taman Budaya Sumatra Utara, pada Kamis, 12 November 2025.
Dosen Pembimbing Karya, Frisdo Ekardo, menjelaskan drama musikal ini diwujudkan karena keinginan untuk memenuhi ujian akhir Uci dengan minat keaktoran yang ingin menciptakan sebuah pertunjukan teater dengan situasi anak muda sekarang.
Baca Juga: Musik dan Kuliner Bersatu! UMKM Meriahkan Kolaborasi Harmoni dan Nada
“Ia ingin menciptakan sebuah pertunjukan teater dengan artikulasi anak muda hari ini, yang menawarkan artistik baru, yaitu drama musikal, yang bertujuan untuk membangun kompetitif industri di kalangan anak muda. Kita memiliki gedung-gedung teater yang harus dihidupkan kembali,” jelasnya.
Lebih lanjut, Frisdo juga menerangkan bahwa produksi ini melibatkan 120 orang dalam tim dari berbagai program studi, seperti Seni Pertunjukan, Pendidikan Tari, dan Pendidikan Musik. Kolaborasi ini punya tantangan di baliknya terutama dalam mengatur jadwal latihan.
“Produksi ini melibatkan 120 orang dari Prodi Seni Pertunjukan, Prodi Pendidikan Tari, dan Prodi Pendidikan Musik. Tantangan terbesarnya itu menggabungkan jadwal dari 120 orang, mulai dari pelatihan-pelatihan mandiri antara aktor, penari, dan pemusik kemudian membuat jadwal latihan gabungannya,’’ ujarnya.
Salah satu penonton, Nurli Yanti Rumahorbo, mengungkapkan kekagumannya terhadap pementasan tersebut. Menurutnya, yang paling berkesan itu panggung, pencahayaan, dan koreografi yang ditampilkan.
“Kesan pertamanya adalah panggung yang meriah. Namun, yang paling berkesan itu penempatan lighting yang tepat, lalu koreografi yang ditampilkan cukup mengandung emosi serta cerita yang diangkat juga masih dekat dengan kita,’’ ungkapnya.
Nurli berharap agar generasi muda terus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya daerah. Ia juga berharap agar Gen Z tetap mengenal serta melestarikan budayanya.
“Semoga setelah lulus nanti para pemain tidak berhenti berkarya. Tadi di pertunjukannya ada nuansa batak, jadi kita sebagai Gen Z semoga setelah ini makin mengenal dan melestarikan budaya kita sendiri,’’harapnya.
Baca Juga: Pengunjung Padati Bazar UMKM Kolaborasi Harmoni dan Nada
Reporter: Nadiyah Putri Budiani dan Wayugiarso
Editor: Safna Dawita

