Inovasi Papan Interaktif Digital, Langkah Awal Modernisasi Pembelajaran

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. https://www.kemendikdasmen.go.id/)

Penulis: Muhammad Daffa

Satu tahun Presiden Prabowo dalam menjabat banyak program yang beliau ciptakan. Program ini tentunya akan memberikan dampak positif kepada warga dan memberi manfaat positif ke pelajar. Presiden Prabowo Subianto meresmikan sebuah program bernama Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas. Program ini merupakan salah satu langkah besar yang menandai percepatan transformasi pendidikan nasional. Peresmian program ini dilakukan secara langsung di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kota Bekasi, pada 17 November 2025, dengan diikuti lebih dari 1.000 sekolah yang hadir secara daring via Zoom dari 38 provinsi.

Sobat, dalam meluncurkan program tersebut, Presiden Prabowo sangat menegaskan dan berkomitmen untuk memperbaiki seluruh sekolah di Indonesia. Tentunya  ini menjadi angin segar bagi kalangan sekolah untuk bisa menciptakan mutu pembelajaran yang efektif guna mencerdaskan anak bangsa. Dilansir dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo menegaskan prioritasnya dalam meningkatkan mutu, kualitas, serta sarana pendidikan.  Setiap sekolah harus siap menjadi agen perubahan dalam metode pembelajarannya. Program digitalisasi ini menjadi fondasi yang kuat untuk pemerataan akses pendidikan berkualitas dan berintegritas di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Stigma Perempuan Masa Sekarang, Dituntut Sempurna dari Banyak Arah

Program ini merupakan sebuah teknologi yang sangat memberikan dampak positif. Program ini dinilai banyak mendapatkan kebermanfaatan bagi para pelajar, digitalisasi adalah langkah untuk memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan pendidikan terbaik. Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital sangat dapat membantu para pelajar di seluruh Indonesia guna memberikan peluang belajar yang lebih baik serta bersemangat. Program ini sebaiknya selalu di upgrade agar dapat memiliki akses cepat ke seluruh ilmu pengetahuan.

Keberadaan papan interaktif digital membantu proses belajar di kelas menjadi lebih menarik dan sangat partisipatif. Kehadiran perangkat itu membantu pelajar untuk mengakses banyak sumber ilmu, seperti buku digital, modul, hingga permainan edukatif yang membantu mengasah kemampuan pelajar dalam berpikir analitis. Tentu media ajar digital itu juga memiliki fitur untuk murid mempraktikkan konsep sains tanpa perlu alat atau bahan fisik.

Digitalisasi pendidikan bukan semata penyediaan perangkat, melainkan membangun ekosistem belajar baru yang kreatif, inklusi, dan berkeadilan serta diharapkan mampu menjadi pondasi kuat bagi masa depan pendidikan Indonesia.

Komponen utama dalam program lahirnya Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas meliputi alat penyediaan interactive flat panel (IFP) atau papan interaktif digital, laptop, media penyimpanan konten, serta akses internet satelit dan panel surya untuk satuan pendidikan yang tidak terhubung ke internet atau pun akses listrik.

Dilansir dari kanal YouTube yang sama, saat ini proses pengiriman sudah mencapai 215.572 perangkat, dengan rincian tiba di sekolah sebanyak 172.550 dan dalam perjalanan 43.022. Pada Desember 2025, ditargetkan seluruh perangkat sepenuhnya sudah tiba di sekolah penerima dan melakukan pembelajaran digitalisasi tersebut.

Terakhir, dengan program ini penulis menyadari akan kemajuan teknologi, salah satu program Presiden Prabowo membuktikan bahwa Indonesia tidak ketinggalan dalam disrupsi sebuah teknologi, salah satunya bidang akademik. Penulis berharap, dalih digitalisasi pendidikan bukan sekadar menghadirkan teknologi saja, tetapi tujuan dari program ini menghasilkan ekosistem belajar yang modern dan merata di seluruh Indonesia. Kebijakan ini diharapkan mendorong pelajar yang akan siap menghadapi tantangan global di masa depan.

Di sisi lain, penulis juga mengangg bahwa program Papan Interaktif Digital menjadi salah satu wujud nyata upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus memastikan pemerataan akses belajar bagi seluruh anak di Indonesia.

Baca Juga: Senyar Hanyalah sebagai Isyarat, Alam Sedang Menahan Luka

Editor: Fadillah Hanum

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles