
Medan, Dinamika Online–Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika UIN Sumatera Utara menggelar Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN) dalam rangkaian kegiatan Pekan Kreativitas Pena Persma pada Kamis, 15 Oktober 2026, di Gedung Balai Diklat Pertanian, Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution, Kota Medan, Sumatera Utara.
Kegiatan ini turut menghadirkan Pemimpin Redaksi Okemedan.com, Prof. Dr. H. Anang Anas Azhar, S.Ag., M.A., sebagai pemateri dalam pelatihan indepth reporting.
Baca Juga: Bekali Pemahaman Jurnalisme Penyiaran, LPM Dinamika Gelar PJTLN 2026
Dalam pemaparannya, Prof. Anang menjelaskan bahwa indepth reporting menuntut jurnalis untuk tidak terburu-buru mengangkat suatu isu menjadi berita. Jurnalis perlu melakukan penelusuran secara mendalam, mengikuti standar jurnalistik, serta mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi isu, termasuk globalisasi.
“Indepth reporting itu tidak sembarangan. Ketika membahas suatu isu, tidak langsung dinaikkan, tetapi harus ada standarnya. Kita lihat globalisasi karena itu yang sering memengaruhi. Jadi, kalau bisa, liputan itu harus mendalam, jangan hanya sekadar isu saja,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan kepercayaan publik terhadap berita di tengah perkembangan media digital. Ia merujuk pada data Reuters Institute yang menunjukkan tingkat kepercayaan terhadap berita sebesar 37 persen.
“Di dalam berita, ada 37 persen tingkat kepercayaan berita yang dialami pada saat ini. Sebagai penguat, datanya diambil dari Reuters Institute. Artinya, kedalaman berita hanya 37 persen penguat, selebihnya itu ada di foto, video, dan siaran media sosial,” katanya.
Sementara itu, salah satu peserta PJTLN dari UKM Sumberpost, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Raihani Aisyah, mengaku tertarik mempelajari indepth reporting karena baru pertama kali mengikuti pembelajaran mengenai teknik tersebut. Ia menilai penyampaian materi oleh pemateri cukup sederhana sehingga mudah dipahami.
“Materi yang disampaikan cukup menarik, sebab jujur saja, saya baru pertama kali belajar indepth reporting ini. Pemateri menjelaskannya tidak berbelit-belit, mudah dipahami, dan langsung bisa menginvestigasi reportase yang mendalam. Jadi, dari itu saya penasaran langsung mengenai indepth reporting tersebut,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga berharap kegiatan serupa pada masa mendatang dapat menghadirkan pemateri dari luar UIN SU, khususnya dari luar Sumatra, agar peserta memperoleh perspektif dan wawasan jurnalistik yang lebih beragam.
“Harapan ke depannya, kalau bisa, pematerinya jangan dari dosen-dosen UIN SU. Lebih bagusnya dari orang luar biar pertukaran ilmunya lebih luas juga dan wawasannya lebih banyak, misalnya dari luar Sumatra supaya kami lebih bersemangat lagi,” harapnya.
Baca Juga: Peserta PAB XXX LPM Dinamika Antusias Ikuti Pelatihan Reportase Lapangan
Reporter: Sayuti Andhira dan Nadiyah Putri Budiani
Editor: Ummy Syafitri

