Berdialog dengan Muslimah

- Advertisement - Pfrasa_F
Cover buku. (Foto/Gramedia Digital)
  • Judul : Harmoni Semesta
  • Penulis : Meyda Sefira dan Lutfiah Hayati
  • Penerbit : PT Elex Media Komputindo
  • Tahun Terbit: 2017
  • Tebal : 156 halaman
  • ISBN : 978-602-04-0045-7

Peresensi: Dzulanda Shari Batubara

“Hanya memang belum waktunya saja. Kau hanya perlu ikhlas dengan ketetapan-Nya dan bersyukur dengan apa yang ada. Kau tinggal menyerahkan hati dan jiwamu sepenuhnya kepada-Nya. Sampai tiba waktunya hati itu dijatuhkannya pada hati yang lain untuk kemudian menjadi satu. Lalu kau pun tersenyum. Menyadari bahwa waktumu sudah sampai.” (hlm. 99)

Wanita salihah adalah keberkahan bagi seluruh alam dan hadiah terbesar untuk umat. Wanita muslimah pasti dan tentu menginginkan predikat salihah. Seperti yang kita tahu  bahwa wanita bisa menjadi sebaik-baiknya perhiasan dunia maupun sebesar-besarnya fitnah. Jalan dan tujuan pun berada di tangan kita. Namun, Allah SWT meminta kita untuk memilih jalan ketakwaan dan menjadi perhiasan dunia.

Buku jenis motivasi ini menjelaskan tentang secuil semesta melalui pemikiran serta perasaan Fifi dan Meyda dalam memaknai kehidupan. Di dalam buku juga terdapat banyak pembahasan yanng dimulai dari hujan safir sampai sahabat itu seperti bintang. Tak hanya itu di dalam pembahasannya juga disertai dengan kisah inspiratif dengan gaya bahasa sangat sederhana.

Seperti yang diceritakan di bagian hijabku impianku oleh Lutiah Hayati dikatakan bahwa hijab dan cinta itu sudah satu kesatuan. Dalam konteksnya bukan lagi membahas mengenai kewajiban hijab bagi perempuan namun hijab antara manusia dan Allah SWT sebagai Tuhannya. Maksudnya, hijab dilihat dari sudut pandang yang lain yang terbagi menjadi dua jika dia berhubungan dengan makhluk.yang pertama yaitu hijab kegelapan dan hijab cahaya. Hijab kegelapan adalah kemaksiatan, dosa, dan sebagainya. Sedangkan hijab cahaya analoginya seperti melihat matahari di siang hari yang terik ketika kita akan sulit untuk melihat wujudnya namun bisa merasakanya.

Jika dalam hubungan dengan manusia maksudnya adalah bahwa jangan sampai hati kita dengan Allah SWT terhalang (hijab) karena orang lain. Dan jangan sampai cahaya dari Allah menghilang hati kita karena terlalu bangga dengan wujud hijab yang niatnya bukan karena Allah. Sedangkan dalam pembahasan untukmu calon imamku dikatakan Meyda Sefira bahwa menjadikan menikah sebagai obsesi akan membuat perubahan kepada kita yakni lebih fokus kepada perbaikan diri sendiri dan bukan lagi dengan siapa engkau ingin menikah.

Adapun salah satu kelebihan dari buku ini di antaranya, gaya bahasa dan perumpamaan yang digambarkan begitu sederhana. Dan mampu mengubah sudut pandang kita selama ini tentang muslimah serta adanya pencantuman ayat-ayat suci Alquran. Namun, buku ini juga memiliki sedikit kekurangan yaitu adanya sebuah kalimat dari perkataan sahabat yang tidak bergaris dalam tulisan bahasa Arab.

Editor : Iin Prasetyo

- Advertisement -

Share article

Latest articles