
- Judul : UKTUB: Menyingkap Rahasia Sukses Menulis dari Nol
- Penulis : Hermansyah Kahir
- Penerbit : Loka Media
- Terbit : 2018
- Tebal : 214 halaman
- ISBN : 978-602-5509-22-3
Peresensi : Faisatul Umah
Guru di Pondok Pesantren TMI Al-Amien Prenduan Sumenep
Apakah Anda termasuk orang yang bercita-cita agar namanya bisa terpampang di sampul depan sebuah buku dan dipajang di toko buku? Atau Anda bermimpi tulisan beserta foto dan nama Anda muncul di salah satu media massa nasional? Saya rasa ini merupakan mimpi setiap orang di mana karya tulisnya dapat dibaca dan bermanfaat bagi orang lain.
Untuk belajar menulis, sudah banyak buku yang secara khusus memuat teori tentang kepenulisan. Namun, tidak semua buku kepenulisan menyajikan penjelasan secara mendalam dan tuntas. Nah, hadirnya buku ‘Uktub: Menyingkap Rahasia Sukses Menulis dari Nol’ ini bisa dijadikan sebagai jawaban serta jembatan untuk mewujudkan cita-cita Anda menjadi penulis.
Hermansyah Kahir dalam buku ini tidak hanya mengupas tips dan trik menulis saja, lebih dari itu penulis juga melengkapinya dengan contoh di setiap babnya, seperti artikel hingga garis buku yang semuanya didasarkan pada pengalaman empiris penulis. Berbagai mantra jitu yang ada dalam buku ini dikemas dengan bahasa yang sangat sederhana sehingga mampu memotivasi pembaca untuk segera mempraktikkan dengan mengikuti tahapan-tahapan yang ada di dalam buku ini.
Pada bagian awal buku ini, penulis menjelaskan secara detail salah satu syarat utama menjadi penulis, yaitu membaca. Membaca merupakan jalan untuk menemukan ide dan pemahaman terhadap sebuah permasalahan. Selain itu, dengan membaca, otak kita akan terbiasa menulis secara sistematis dan mahir menggunakan kosa-kata dan kaidah tata bahasa yang baku. Tabungan pilihan kata yang kita miliki pun bertambah banyak. Siapa pun yang bercita-cita ingin jadi penulis, maka Ia harus banyak membaca (Halaman 124).
Pepih Nugraha dalam kata pengantarnya mengatakan, membaca adalah soulmate menulis, sehingga tidak aneh jika bab pertama buku ini diawali dengan membaca. Dengan kata lain, Iqra’ terlebih dahulu, Uktub kemudian.
Membaca adalah kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari keterampilan menulis, karena dari membaca ide-ide baru akan lahir. Membaca merupakan suatu proses awal dan kunci sukses dalam menulis. Karena itu, kegiatan membaca harus menjadi kegiatan sehari-hari bagi penulis terutama para penulis pemula dan calon penulis.
Hermansyah juga memaparkan dengan gamblang bagaimana awalnya tulisan itu terbentuk. Mulai dari pencarian ide, mencari data, referensi pendukung hingga tahapan edit. Tentu saja tahapan ini sangat membantu para penulis pemula yang sering kali susah mencari dan menuangkan ide ke dalam tulisan.
Buku ini dapat dikatakan komplet karena mengupas secara detail tahapan penulisan resensi, artikel dan buku dilengkapi dengan contohnya masing-masing. Beberapa contoh tulisan tersebut sudah dimuat di media massa yang merupakan karya asli penulis.
Tak hanya itu saja, Hermansyah juga menjelaskan cara jitu agar karya tulis kita dapat diterima oleh penerbit dan media massa. Hanya saja buku ini tidak dilengkapi dengan beberapa daftar nama media massa dan penerbit yang dapat membantu para penulis pemula yang terkadang masih bingung mencari media dan penerbit yang tepat untuk mengirimkan karyanya.
Buku yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi penulis ini sangat cocok untuk semua kalangan pembaca, lebih khusus bagi para penulis pemula, karena menggunakan bahasa yang ringan dan tidak terlalu formal sehingga menjadikan buku ini mudah dipahami dan dipraktikkan isinya. Penulis juga memberikan kata kunci dan motivasi di setiap akhir bab bukunya agar pembaca termotivasi untuk terus menulis.
Editor : Yaumi Sa’idah

