Hereditary: Kemisteriusan Turun Temurun Sampai Anak Cucu

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto/IMDb)
  • Judul Film : Hereditary
  • Rating : 9/10
  • Genre : Horor/Drama
  • Sutradara : Ari Aster
  • Penulis : Ari Aster
  • Rilis : 8 Juni 2018 (Amerika Serikat), 27 Juni 2018 (Indonesia)
  • Durasi : 2 jam 7 menit
  • Pemeran : Toni Collete, Gabriel Byrne, Alex Wolff, dan Milly Shapiro
  • Perusahaan Produksi : A24, PalmStar Media, Finch Entertainment, Windy Hill Pictures

Peresensi: Mustika Khairunnisa

Film yang mengisahkan sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ayah yang bernama Steve Graham (Gabriel Byrne) dan sang ibu bernama Annie Graham (Toni Collete). Mereka memiliki dua anak yaitu Peter Graham (Alex Wolff) dan Charlie Graham (Milly Shapiro). Diceritakan dalam film ini terdapat sebuah teka-teki turun temurun yang menggambarkan sebuah warisan yang misterius dan mencekam hingga ke anak cucu.

Annie Graham merupakan seorang pembuat miniatur, anak sulung mereka ingin merasakan kebebasan di luar dan anak bungsu mereka memiliki kelainan, tidak seperti anak-anak biasanya. Dari awal cerita, karakter Charlie si anak bungsu sudah mengekspresikan karakter yang menakutkan. Berawal dari kematian sang nenek, Ellen yang merupakan ibu Annie Graham. Sejak kematian itu, beberapa suasana mencekam mulai terjadi seperti terbongkarnya sebuah makam.

Steve Graham tidak mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapi keluarganya ini. Keadaan semakin mencekam ketika suatu hari Peter pergi ke pesta dan membawa adiknya. Namun, di tengah pesta sang adik mengalami gangguan yang tidak diketahui seperti sesak napas. Kemudian, Peter langsung membawa adiknya menggunakan mobil mereka. Di perjalanan, tak disangka terjadi kecelakaan yang menyebabkan adiknya tewas mengenaskan. Kejadian tersebut membuat ibunya semakin frustrasi. Sejak saat itu, ibunya membuat miniatur mobil yang di dalamnya terdapat jasad Charlie tanpa kepala.

Annie yang awalnya tidak percaya dengan hal-hal mistis kemudian bertemu dengan Joan yang merupakan seorang perempuan yang mengajak Annie melakukan ritual aneh untuk bertemu arwah keluarga yang telah meninggal. Akhirnya Annie pun melakukan ritual itu dan mengajak Peter beserta suaminya melakukan hal tersebut. Sejak saat itu, suasana mencekam pun semakin terjadi, Peter mulai merasakan teror-teror aneh serta penemuan mayat tanpa kepala di atas loteng rumah mereka.

Suasana mencekam dan gelap menunjukkan cerita di film ini sepenuhnya horor bahkan suasana siang hari dalam film ini pun tidak membuat hati lega. Tidak banyak jumpscare dalam film ini. Namun, alur yang mencekam dan suara-suara dalam film ini akan membuat para penonton bertanya-tanya apa yang akan terjadi dan akhir dari teka-teki menakutkan tersebut. Film ini termasuk film horor psikologi yang berhasil memainkan emosi para penontonnya. Film ini cocok sekali dan sayang dilewatkan bagi pecinta film horor.

Penata rias juga terbilang sukses menampilkan karakter-karakter pucat dalam film ini, membawa suasana para penonton pada keluarga Graham yang menakutkan. Para pemain juga menunjukkan totalitas yang sangat membangun chemistry. Terutama pada sosok Charlie. Tidak hanya itu, seluruh tokoh berhasil membuat suasana mencekam, bahkan film ini disarankan untuk penonton umur 17 tahun ke atas dan tidak dianjurkan untuk menjadi tontonan anak-anak karena dikhawatirkan akan mengundang efek psikologis dan perasaan ngeri.

Editor : Yaumi Sa’idah

- Advertisement -

Share article

Latest articles