Awas! Kenali Bahaya Tungau

- Advertisement - Pfrasa_F
Desain oleh: Mustika
- Advertisement - jd

Penulis: Miranda Lianti

Saat sekarang ini tak jarang orang- orang mengeluhkan rasa gatal yang teramat sangat. Setelah ditelusuri ternyata penyebab gatal tersebut bukan karena alergi tetapi karena adanya hewan yang hinggap di badan orang tersebut. Hewan yang berbentuk serangga ini biasanya disebut dengan Tungau. Hewan satu ini banyak ditemukan di kasur-kasur yang biasa kita pakai untuk tidur. Nah, di sini saya akan mengulas sedikit tentang Tungau dan bahayanya bagi kesehatan.

Tungau adalah hewan sejenis microspider yang hidup di lingkungan kotor dan berkembang biak dengan sangat cepat. Tidak hanya kasur, hewan ini juga bisa menyerang sofa dan karpet. Biasanya akan meninggalkan serpihan tubuhnya di bawah kasur, pinggir-pinggir kasur atau dilipatan sprei.

Pada dasarmya, tungau memperoleh makanan dari serpihan kulit manusia yang mengelupas pada saat kita tidur. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa rata-rata setiap orang melepaskan 1,5 juta sel kulit mati per jam dan mengeluarkan keringat 0,9 liter per hari, termasuk pada saat tidur.

Baca juga: 5 Jalur Penerimaan Masuk UIN SU

Bisa dibayangkan berapa banyak sel kulit mati yang menempel di kasur kesayanganmu. Itulah yang menyebabkan tungau kasur dapat berkembang biak secara pesat. Tungau kasur ini nantinya bisa sangat berbahaya bagi kesehatan.

Spesies Tungau ini menggigit dan menggali terowongan di bawah kulit dan menimbulkan skabies (scabies) atau kudis. Gejala gigitan Tungau jenis ini adanya rasa gatal pada kulit, khususnya pada bagian lipatan kulit, seperti ketiak, sela-sela jari, pinggang, siku, pergelangan tangan, telapak kaki, payudara, lutut, tulang belikat, leher, telapak tangan, bokong, bahkan di sekitar area kelamin.

Rasa gatal akibat kudis cenderung semakin parah pada malam hari. Gigitan Tungau ini juga bisa membuat kulit melepuh kemerahan dan berair. Hindari menggaruk kulit yang iritasi, karena skabies yang sudah parah bisa berkembang menjadi infeksi bakteri sekunder, seperti impetigo.

Baca juga: Isprima 2020

Dilansir dari situs Dekoruma.com terdapat beberapa bahasa Tungau bagi kesehatan, adapun bahayanya adalah sebagai berikut :

  1. Tungau menyebabkan rasa gatal. Rasa gatal pada kulit yang diakibatkan oleh Tungau memang sudah tak dapat dibohongi lagi. Jika gatal yang dirasakan sudah sangat parah biasanya akan meninggalkan bercak merah pada kulit, sehingga kulit terlihat tidak bersih lagi. Tungau ini biasanya suka berada di kulit yang berlipat. Contohnya seperti lengan, leher, dan lutut sebelah belakang.
  2. Tungau bisa menyebabkan sakit kulit. Pada kondisi yang parah, tungau kasur dapat menyebabkan kulit yang gatal menjadi kudis (scabies). Jika seseorang memiliki kudis, maka sangat rentan menularkan penyakit tersebut kepada orang lain. Selain itu, kondisi yang sangat parah pun dapat diikuti dengan demam. Namun, kondisi yang sangat umum dan belum parah biasanya hanya gatal-gatal dan munculnya bentol-bentol pada permukaan kulit. Kamu tetap harus waspada, bukan berarti kondisi tersebut tidak bisa berangsur menjadi kondisi yang semakin parah. Maka dari itu, kamu harus rajin membasmi tungauagrar tidak bersarang di kasur.
  3. Tungau menyebabkan bersin – bersin. Ini merupakan alergi lain yang disebabkan oleh Tungau kasur, apabila kotoran si tungau kasur bercampur dengan debu kemudian udaranya terhirup manusia ketika bernapas. Debu yang bercampur dengan kotoran tungau kasur itu akan menempel di dinding hidung dalam dan menyebabkan reaksi alergi berupa bersin-bersin.

Untuk mengobatinya dengan benar, Anda memerlukan penanganan oleh dokter, baik berupa penggunaan obat oles seperti krim dan losion pembasmi tungau, atau obat oral dengan resep dokter untuk mengendalikan gatal dan bengkak pada kulit. Obat yang diresepkan dokter untuk pengobaatannya adalah krim permethrin, losion lindane, dan krim crotamiton. Karena penyakit ini sangat mudah menular, orang yang tinggal serumah atau pernah kontak fisik dengan pasien skabies juga perlu mendapat pengobatan.

Baca juga: Chairil Anwar, Si Binatang Jalang

Setelah terdiagnosis skabies dan mendapat pengobatan dari dokter, pastikan Anda menggunakan obat tersebut dengan cara yang benar sesuai petunjuk dokter. Untuk mencegah gigitan tungau berulang, disarankan juga untuk mencuci serta merendam pakaian, sprei, dan handuk dengan air panas mendidih, kemudian dijemur di bawah sinar matahari untuk memastikan bahwa seluruh tungau telah mati.

Itulah sedikit penjelasan mengenai Tungau dan bahayanya untuk kesehatan. Bagi kalian yang sedang terkena Tungau segeralah berobat dan jangan sampai memperkeruh keadaan dan bagi kalian yang belum kena hindarilah dengan sering-sering membersihkan kasur sebelum tidur.

Editor : Miftahul Zannah

- Advertisement - DOP

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles