Bantu Warga Kurang Mampu, Pemerintah Naikkan Nilai Bantuan Sembako

- Advertisement - Pfrasa_F
Ilustrasi – Penjual melayani pembeli di salah satu toko sembako di Pasar Terong, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3/2020). (Ilustrasi/ANTARA FOTO/Arnas Padda)
- Advertisement - jd

Medan, Dinamika Online – Akibat penyebaran virus Covid-19 telah memperlambat perekonomian dunia, termasuk perekonomian di negara Indonesia. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) akan menaikkan nilai bantuan program sembilan bahan pokok (Sembako) sebagai upaya untuk membantu masyarakat lapisan bawah yang berdampak ekonominya akibat pandemi Covid-19 tersebut, Rabu (25/3).

Presiden Jokowi mengatakan pemerintah memberikan tambahan kepada penerima kartu sembako. “Kepada penerima kartu sembako, pemerintah memberikan tambahan sebesar Rp50 ribu kepada keluarga penerima sehingga menjadi Rp200 ribu per keluarga, yang akan diberikan selama enam bulan. Anggaran yang dialokasikan sebesar 4,56 Triliun rupiah,” jelasnya melalui konferensi pers yang disampaikan dari Istana Negara pada Selasa (24/3).

Baca juga: Imbas Corona, Belajar Daring Disoroti Mahasiswa

Dalam konferensi pers tersebut, Presiden Jokowi juga mengatakan telah meminta kepada kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah, provinsi, kabupaten dan kota agar selain menangani isu kesehatan masyarakat juga harus menjamin ketersediaan bahan pokok dan mempertahankan daya beli masyarakat, utamanya masyarakat lapisan bawah.

Siti Rahmah, selaku penerima kartu sembako sejak kurang lebih satu tahun, yang bertempat tinggal di Kelurahan Desa Percut, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, mengatakan kebijakan pemerintah sudah baik, demi mengatasi perekonomian rakyat akibat Covid-19 ini. Beliau juga berharap semoga kebijakan tersebut dapat terus berlanjut. “Saya berharap pemerintah meneruskan kebijakan ini, tidak hanya karena akibat dari Covid-19,” katanya saat diwawancara secara langsung.

Reporter : Lisa Maulida dan Sri Julia Ningsih

Editor      : Rindiani

- Advertisement - DOP

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles