
Medan, Dinamika Online – UIN SU membagikan kartu paket internet kepada mahasiswa guna membantu perkuliahan daring. Pendistribusian kartu paket internet ini berdasarkan surat edaran no. B.343/Un.11.R.B/KS.02/12/2020 tentang distribusi paket perdana bagi mahasiswa. Di surat tersebut tertulis bahwa, pendistribusian kartu paket internet perdana dilakukan pada Selasa (8/12) dan Kamis (10/12) serta dapat diambil pukul 08.00-16.00 WIB di ruangan Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (Pustipada), Kamis (10/12).
Ibnu Rusydi, M.Kom, selaku Staf Pustipada membenarkan adanya surat edaran tersebut. Beliau juga mengatakan bahwa yang mendapatkan kartu paket internet perdana adalah mahasiswa yang tidak mengisi tautan Google Form tahap I dan II. “Yang mendapat kartu perdana adalah mahasiswa yang tidak mengisi permintaan nomor ponsel yang sudah di broadcast ke setiap grup jurusan pada tahap I dan II. Jadi, bagi mahasiswa yang tidak mengisi saja yang diusahakan diakomodir untuk dapat kartu paket internet perdana,” terangnya.
Lagi, Ibnu menyebutkan pada tahap I sebanyak 13.000 mahasiswa tercatat mengisi Google Form. Namun, hanya 12.876 nomor yang valid dan paket internetnya sudah diaktifkan oleh operator Kemenag. Selanjutnya sebanyak 6.985 mahasiswa mengisi Google Form tahap II dan masih proses verifikasi oleh operator. Jika valid, kuota internet tahap II dan kartu paket internet perdana akan diinjeksikan pada 11 Desember. “Info dari Kemenag pusat, perdana tersebut akan diinjeksi kuota di 11 Desember,” ujarnya.
Tanggapan lain dari Andrian Lubis, selaku ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) mengungkapkan bantuan paket internet dari Kemenag merupakan hal yang sangat bagus. “Menurut saya, baik itu bantuan paket data dari Kemenag maupun dari pihak birokrat sangat bagus, dengan catatan bisa tersalurkan ke seluruh mahasiswa yang berhak untuk mendapatkan bantuan kuota data tersebut,” ungkapnya.
Salah satu Kosma, Muhammad Ichsan mengujarkan bahwa menurutnya pembagian kartu perdana itu kurang efisien. “Pendapat pribadi mengenai pembagian kartu perdana ini kurang efisien karena banyak yang rumahnya jauh dan kartunya jadi tidak sampai ke tangan pemilik, itu juga yang jadi alasan saya kenapa belum datang untuk ambil kartu perdananya,” kata Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi (Ikom) Semester V tersebut.
Reporter : Deddy Irawan dan Amita
Editor : Rindiani

