
Medan, Dinamika Online – Dilansir dari situs resminya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 dalam rapat bersama Komisi IV DPR RI mengungkapkan strategi baru dari penanganan pandemi ini. Strategi tersebut adalah pencegahan secara psikologis dan jaminan terpenuhinya gizi dan imunitas masyarakat, serta menggerakkan roda perekonomian, Senin (4/5).
Kepala GTPP Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan pendekatan secara psikologis sangat penting untuk mengiringi upaya medis. “Pendekatan psikologis yang mengarah pada upaya pencegahan dibutuhkan supaya medis dan psikologis dapat berjalan beriringan. Keseimbangan itu harus kita jaga,” ungkap Doni yang juga menjabat sebagai Kepala BNPB.
Lebih lanjut Doni juga meminta kolaborasi dengan kementerian/lembaga terkait khususnya kementerian perindustrian serta kepala daerah untuk mengatasi masalah perekonomian dan memenuhi gizi dan imunitas masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan pada setiap kegiatan perdagangan.
Ibnu Hafiz, S.Pd. salah satu masyarakat kelurahan Tanjung Mulia Hilir menanggapi perihal strategi tersebut. “Solusi yang ditawarkan belum menjawab tantangan yang terjadi di lapangan. Kita bicara sebagai masyarakat, selama ini dokter dan tim medis sebagai garda terdepan sampai banyak yang sudah gugur, itu juga belum cukup untuk menyelesaikan pandemi, apalagi kalau tim medis jadi benteng terakhir. Lantas yang menangani pasien nanti siapa kalau bukan tim medis yang paham ilmunya. Kan tidak mungkin anggota DPR,” terangnya.
Ketua DPC Partai Keadilan Sosial (PKS) Medan Deli ini juga menyebutkan yang perlu itu tim medis didukung penuh. APD dilengkapi, alat tes Covid-19 disiapkan dan disebar. “Kalau solusi konkret, saya rasa sudah ada contoh. Kenapa tidak kita tiru Malaysia, Vietnam, negara-negara yang hari ini berhasil melewati pandemi dengan korban meninggalnya minim dan sudah dibuka status karantina wilayah,” katanya lagi.
Selanjutnya, Ibnu Hafiz berharap pandemi ini segera berakhir. “Harapan saya segera berakhirlah pandemi ini, supaya ekonomi masyarakat kembali membaik, siswa bisa aktif sekolah kembali, dan perkantoran bisa beroperasi lagi melayani masyarakat. Pandemi ini tak bisa dicapai hanya dari usaha pemerintah atau tim medis saja, tapi kita seluruhnya punya tanggung jawab yang sama,” tutupnya.
Reporter : Deddy Irawan dan Adwar Pratama
Editor : Miftahul Zannah

