
Medan, Dinamika Online – Ikatan Mahasiswa Muslim Politeknik Negeri Batam (IMMPNB) melangsungkan Silaturahmi Bersama Muslimah (Salma) dengan mengusung tema “Insecurity of Hijrah”. Kajian khusus akhwat ini mengundang Choiriyah sebagai pemateri, Senin (8/6).
Ainun selaku moderator mengatakan bahwa kajian ini diadakan agar para akhwat tetap mendapatkan ilmu lewat beberapa kajian daring di tengah pandemi saat ini. “Tujuan kami mengadakan kegiatan ini adalah untuk memberikan ilmu bagi para akhwat yang mungkin sempat terkendala kajiannya karena pandemi. Kami dari panitia berharap agar para akhwat tetap produktif untuk menuntut ilmu dan menerapkannya di kehidupan sehari-hari guna menambah kualitas iman dan ibadah,” katanya.
Dalam materi yang disampaikan, Choiriyah menjelaskan pengertian hijrah dan tahapan dalam berhijrah. “Hijrah sebagai momentum bagi kita untuk memisahkan, memutuskan dan membuat perubahan. Karena Hijrah sebagai peristiwa besar untuk memisahkan antara yang benar dengan yang salah,” katanya.
“Ada tiga tahapan dalam berhijrah, yaitu hijrah pemikiran, hijrah perkataan dan juga hijrah perbuatan. Bagi yang dulunya enggan untuk menghadiri majelis ilmu, mulai sekarang niatkan untuk mendatangi tempat-tempat tersebut,” tambahnya.
Choiriyah juga menambahkan bahwa niat adalah awal dari segala sesuatu untuk memulai hijrah. “Segala sesuatu harus diawali dari diri sendiri dan niat yang sungguh-sungguh untuk melakukan suatu perubahan. Kekuatan terbesar yang kita miliki agar kuat menghadapi tantangan dan kenyataan adalah dekat dengan Allah taala dan Al-Qur’an,” lanjutnya.
Rika Annisa sebagai salah satu peserta dari kajian ini mengatakan tanggapan dan harapannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. ”Menurut saya tema dari kajian ini cukup menarik, apalagi target dakwahnya untuk kita yang masih muda. Sedikit kekurangan di bagian pembahasan, seharusnya materi lebih dalam lagi dan jangan sampai ada ikhwan yang tidak sengaja bergabung karena kajian ini khusus untuk para akhwat. Untuk peserta yang ikut dalam kajian ini semoga ilmu yang didapat mampu mendorong semangat hijrah kita,” tutupnya.
Reporter : Anju Minta Marito Manik dan Wirda Hediyati
Editor : Yaumi Sa’idah

