Kajian Daring Eps. 3, Ustadz Handy Bonny Beri Tausiah Lingkup Pertemanan Takwa

- Advertisement - Pfrasa_F
(Kamerawan/Elza Hasyim Nasution)

Medan, Dinamika Online – Platform Dakwah Instagram Ruang Takwa menggelar kajian daring episode tiga, dengan menghadirkan Ustadz Handy Bonny sebagai pengisi kajian. Tema kajian ini terkait lingkup dunia pertemanan takwa, berlangsung secara daring via Zoom, diikuti 327 partisipan dari berbagai kalangan usia pada 1 Desember lalu, Jumat (4/12).

Bonny selaku pemateri pada kajian ini memberikan tausiah seputar bagaimana lingkup pertemanan takwa yang sebenarnya. “Seperti firman Allah dalam surah Al-Kahfi ayat 28, “Bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya”. Sabar dengan teman-teman yang meremehkan hijrahnya kamu, setiap cacian dan hinaan jadikan sebagai penguat keimanan. Bagaimana rasa sakit hati dikecewakan, sedih, menangis nantinya akan Allah ganti dengan tangis kebahagiaan,” ujar Ustadz Bonny.

Lebih lanjut Bonny menambahkan “Allah akan hadirkan kepada kita sahabat-sahabat yang cerewet, bawel tapi mereka selalu membuat kita tertampar lalu akhirnya kita sadar, namun ada juga yang memuji, tapi membuat kita menjadi lalai. Ini merupakan ujian dari Allah subhanahu wa ta’ala. Ketika memiliki lingkup persahabatan yang baik insyaallah kita akan senantiasa istikamah. Dan begitu sebaliknya, disinilah keistikamahan kita diuji. Jika engkau memiliki sahabat yang selalu membantumu dalam hal baik kepada Allah, pegang dan jagalah ia erat-erat” tambahnya.

Salah satu peserta kajian asal Jakarta, Santika Vania setuju dengan materi yang disampaikan kali ini. “Untuk menjadi hamba yang baik, kita butuh bantuan orang lain. Maka, itu pilihlah teman yang membawa kita ke jalan Allah. Ketika kita melepaskan teman dengan pengaruh yang tidak baik, nantinya Allah juga akan memberikan pengganti yang lebih baik lagi. Walaupun tidak kelihatan religius, siapa tahu dia lebih mulia di mata Allah dibanding diri kita sendiri. Walaupun masih jauh dari kata baik tapi dengan ikut kajian ini, merupakan sebuah proses,” tutup Vania.

Reporter : Elza Hasyim Nasution dan Amita

Editor      : Rindiani

- Advertisement -

Share article

Latest articles