Kemendikbud Buka Kembali ULT

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto/Dok. Kemendikbud)

Medan, Dinamika Online – Dilansir dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendibud), setelah ditutup karena merebaknya pandemi Covid–19 pada 7 September 2020, Kemendikbud membuka kembali layanan tatap muka Unit Layanan Terpadu (ULT) di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), Selasa (8/9).

Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud Evy Mulyani mengatakan, layanan tatap muka di ULT Kemendikbud akan dibuka setelah beberapa bulan berfokus pada kanal-kanal lain. “Layanan tatap muka di Unit Layanan Terpadu akan dibuka kembali. Saya mohon semua betul-betul menaati protokol kesehatan yang ditetapkan dan juga POS (prosedur operasional standar) terkait pembukaan ULT di masa pandemi Covid-19 secara tatap muka,” pesan Evy Mulyani melalui video konferensi acara pembekalan petugas ULT.

Untuk melihat perkembangan situasi dan kondisi di masa pandemi Covid-19, akan dilakukan monitor dan evaluasi secara reguler dan intensif selama pembukaan kembali ULT Kemendikbud. “Kita juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara reguler dan intensif untuk melihat perkembangan dan kondisi,” jelas Evy.

Evy juga berpesan kepada petugas layanan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat seperti sebelum pandemi. “Saya yakin, apabila kita semua mengikuti dan menaati protokol tersebut yang merupakan upaya optimal dan maksimal yang bisa kita lakukan serta memohon agar Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan kesehatan dan keselamatan buat kita semua dalam memberikan layanan terbaik bagi publik,” kata Evy.

Nurul Hasanah salah satu Mahasiswa UIN Ar-Raniry Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) semester lll, memberikan pandangannya terkait dengan keputusan Kemendikbud yang membuka kembali ULT. “Memang hal itu termasuk salah satu contoh dari ‘new normal’ tetapi saya hanya memiliki ketidaksetujuan akan hal ini, dengan dibukanya unit layanan terpadu tatap muka akan menimbulkan keramaian dan memicu terjadinya interaksi yang seharusnya diminimalisir selama pandemi corona virus ini,” tuturnya saat diwawancarai via WhatsApp.

Lebih lanjut, Nurul juga berharap apabila ULT harus diterapkan setidaknya harus menggunakan protokol yang sesuai. “Harapan saya adalah jikalau memang ini harus dilaksanakan saya harap pemerintah bisa menerapkan protokol yang sesuai sehingga hal ini berlangsung baik bagi kesehatan masyarakat, tanpa adanya penyebaran kasus covid 19,” harapnya.

Reporter : Adwar Pratama dan Indah Yani

Editor      : Ayu Wulandari Hasibuan

- Advertisement -

Share article

Latest articles