Sikapi Wabah Covid-19, PD IMABKIN Adakan Kelas Daring

- Advertisement - Pfrasa_F
Foto: Dok. Panitia

Medan, Dinamika Online – Pengurus Daerah Ikatan Mahasiswa Bimbingan Konseling Indonesia (PD IMABKIN) Sumatera Utara menyelenggarakan diskusi daring via WhatsApp group dengan mengusung tema “Menyikapi Peraturan Pemerintah Mengenai Kelas Online Ditengah Wabah Covid-19”. Diskusi daring ini diikuti oleh 133 orang yang dilaksanakan pada pukul 20.00 WIB hingga selesai, Rabu (22/4).

Fauzi Hasibuan, M. Pd sebagai pemateri menjelaskan tentang kendala yang dihadapi oleh dunia pendidikan di Indonesia akibat adanya Covid-19. Kegiatan belajar mengajar secara langsung kini telah dialihkan menjadi berbasis daring mengalami berbagai polemik dalam penerapannya.

“Selama ini pembelajaran daring hanya sebagai konsep, hanya perangkat teknis belum sebagai cara berfikir. Padahal, pembelajaran secara daring bukan metode untuk mengubah belajar tatap muka dengan aplikasi digital, bukan pula membebani siswa dengan tugas yang bertumpuk. Pembelajaran secara daring harusnya mendorong siswa menjadi kreatif mengakses sebanyak mungkin sumber pengetahuan, menghasilkan karya, mengasah wawasan dan ujungnya membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat,” jelasnya.

Shinta Ayu Wulandari selaku ketua umum PD IMABKIN Sumut menyampaikan tentang tujuan diadakannya forum diskusi daring tersebut. “Di situasi Covid-19 ini banyak yang merasa bingung terlebih mahasiswa dan para siswa dalam menghadapi daring. Maka dari itu kami membantu sebisa kami untuk menjawab kebingungan yang terjadi  saat ini  dengan cara melaksanakan diskusi secara daring,” ungkapnya.

Ia juga berharap setelah diadakan kegiatan ini dapat mempererat silahturahmi sesama. “Semakin memperat silahturahmi terutama mahasiswa BK se-Indonesia, dapat melanjutkan diskusi dengan tema dan pemateri yang lebih menarik, bisa menambah wawasan dan keilmuan, mampu menjawab permasalahan yang sedang terjadi, serta memberikan kegiatan positif untuk seluruh mahasiswa BK, siswa dan masyarakat umum,” tutupnya.

Repoter : Yulita Cita Anggini dan Annisa Aulia Rahmi

Editor    : Ade Suryanti

- Advertisement -

Share article

Latest articles