
Medan, Dinamika Online– Ikatan Mahasiswa PGMI Se-Indonesia (IMPI) adakan Writing Class Online via grup WhatsApp dan diikuti oleh 197 peserta dengan menghadirkan pemateri seorang novelis bernama Inayatul Zayyinah. Kelas daring sesi pertama berlangsung pada pukul 10.00 WIB. Kamis (11/6).
Ikhwanul Muslim selaku ketua IMPI Indonesia sekaligus moderator kelas daring ini menjelaskan bahwa tujuan kelas ini dibuat untuk meningkatkan kompetensi kepenulisan peserta dari kegiatan lomba puisi dan cerpen yang telah dilaksanakan bulan lalu. “Dari lomba yang diadakan bulan lalu, kami melihat ada beberapa tulisan mahasiswa yang sebenarnya bagus namun, perlu pelatihan. Untuk itu saya berinisiatif untuk meningkatkan kompetensi mereka dengan kelas menulis, tujuan lainnya untuk memberdayakan mahasiswa PGMI agar memiliki kompetensi yang baik, salah satunya dalam hal kepenulisan,” jelasnya.
Lebih lanjut Muslim menjelaskan terpilihnya Inayatul sebagai pemateri, karena selain menjadi seorang penulis novel “Tahmid Cinta Nisa” di aplikasi wattpad, Inayatul juga seorang mahasiswa, jadi gaya penjelasannya bisa sesuai dengan mayoritas peserta yang juga mahasiswa. “Saya pilih yang masih muda, sama-sama mahasiswa agar gaya bahasa, pembahasan, penyelesaian masalah bisa sesuai dengan mayoritas peserta yang juga mahasiswa,” tambahnya.
Dari kegiatan ini Muslim berharap peserta bisa memperoleh ilmu dasar kepenulisan serta siap untuk mengikuti lomba puisi dan cerpen berikutnya dengan karya yang lebih baik. “Semoga peserta bisa introspeksi diri dengan mengevaluasi karyanya dari materi yang telah disampaikan sehingga, bisa mengikuti lomba puisi dan cerpen selanjutnya dengan karya yang lebih baik lagi,” tutup mahasiswa IAIN Salatiga itu.
Salah satu peserta bernama Melinda Nasution mengungkapkan kesan dan harapannya terkait kelas daring ini. “Materi yang diberikan di sesi pertama dikupas secara mendalam tentang ilmu dasar bagaimana menulis puisi dan cerpen. Harapannya semoga sesi pertemuan selanjutnya pihak panitia bisa memberikan hal yang baru dan menarik supaya peserta lain lebih antusias lagi mengikutinya,” ujar mahasiswa asal IAIN Tulungagung itu.
Reporter : Rahmi Diah dan Jihan Fadhilah Taher
Editor : Ade Suryanti

