
Medan, Dinamika Online – Forum Sadar Budaya Literasi (Sabuterasi) Medan membuat diskusi daring dengan mengusung tema “Peran Mahasiswa sebagai Agent Of Change & Control Social di Era Covid -19”. Forum diskusi daring ini berlangsung via grup WhatsApp diisi oleh salah satu aktivis Medan, Januari Riki Efendi, S.Sos. sebagai pemateri, Minggu (3/5).
Pemateri menjelaskan bagaimana peran mahasiswa yang harus dilakukan agar tetap aktif melakukan pergerakan di tengah pandemi Covid-19. “Pertama, tugas mahasiswa seminimalnya adalah menulis, dan mahasiswa dituntut dapat mengkritisi pergerakan pemerintah dengan menulis. Gunakan bakat menulis untuk melakukan pergerakan. Selanjutnya, melakukan kampanye dan diskusi daring di media sosial. Hasil dari diskusi daring dapat dijadikan tulisan agar dapat menyentuh kepada masyarakat,” jelasnya.
Ridho sebagai penggerak diskusi daring menjelaskan tujuan diadakannya diskusi Sabuterasi ini. “Sabuterasi ini merupakan program kerja dari HMI untuk mengajak organisasi kemahasiswaan untuk bertukar pikiran dan sebagai tempat untuk menjaga silahturahmi, mengenal dan belajar meski tidak tatap muka,” jelasnya.
Norma Hanisa, salah satu peserta yang merupakan mahasiswi Jurusan Komunikasi dan Penyiaran UIN SU menjelaskan tanggapan dan harapannya terkait isi dari diskusi daring ini. “Diskusi ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa di mana sebelum menulis, dituntut untuk membaca terlebih dahulu. Tanpa literasi, maka kita hanya seperti katak dalam tempurung, terpenjara tanpa tahu apa-apa. Saya juga berharap diskusi ini dilakukan secara rutin agar dapat menyadarkan mahasiswa agar lebih banyak membaca, karena degan membaca sangat membawa banyak manfaat untuk dunia,” jelasnya.
Reporter : Khairatun Hisan dan Yaumi Sa’idah
Editor : Amelia Pratiwi

