
Medan, Dinamika Online – Akademi Mawapres (Mahasiswa Berprestasi) UIN SU mengumumkan kelulusan peserta yang berhak mengikuti pembinaan selama 11 bulan yang akan dimulai pada Februari setelah melakukan sesi pengumpulan berkas, wawancara dan tanda tangan kontrak belajar, Rabu (3/2).
Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penutupan open recruitment dan pihak Akademi Mawapres menggelar closing ceremony serta grand launching kelas Mawapres UIN SU 2021 yang dilangsungkan secara daring melalui Zoom dan streaming Youtube pada Sabtu, (30/1).
Dari 565 mahasiswa yang mendaftar hanya 476 mahasiswa yang berhasil lolos. M. Wahyu Hidayah selaku Presiden Akademi Mawapres menyampaikan beberapa alasan terkait hal tersebut.
“Sebagian pendaftar tidak memenuhi kriteria yang sudah dibuat oleh Akademi Mawapres. Seperti komitmen calon peserta, kemudian sejauh mana motivasi belajar, ketiga etika, dan prestasi-prestasi lainnya sebagai pendukung. Sedangkan, untuk semester III dan V perbedaan hanya di poin komitmen untuk memprioritaskan Akademi Mawapres dibanding organisasi lain,” tuturnya.
Selanjutnya ia menjelaskan rangkaian rencana kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Akademi Mawapres selain kelas Mawapres, seperti open recruitment mentor dan open recruitment trainer. Wahyu juga menambahkan bahwa ada program Wakil Rektor III yang membidangi Kemahasiswaan dan Kerja Sama yang turut menjadi rangkaian kegiatan mereka
Lebih lanjut, Wahyu berpesan kepada peserta kelas Akademi Mawapres untuk terus berjuang. “Tetap semangat, tetap istiqomah, berjuang di UIN SU. Kalau kemarin kita mengalami sebuah badai dan goncangan yang dialami UIN SU, bisa dipastikan akan ada pelangi kebahagiaan. Nah, salah satu pelangi kebahagiaan itu akan timbul di dalam Akademi Mawapres, karena (Akademi Mawapres) berorientasi bagaimana kemudian UIN SU itu benar-benar juara, juara yang benar-benar bermahkota,” tambahnya.
Nisa Khairani, salah satu peserta dari prodi Kesehatan Masyarakat mengungkapkan alasan dan harapannya bergabung di kelas Mawapres. “Saya ingin memperdalam bakat, menambah relasi dan melatih kembali skill public speaking saya. Semoga ini menjadi langkah awal untuk dapat membuka peluang prestasi bagi saya, Insyaallah,” ungkapnya.
Reporter : Anju Minta Marito Manik dan Annisa Aulia Rahmi
Editor : Ayu Wulandari Hasibuan

