HJM PM Ajak Mahasiswa untuk Kritis Hukum dan HAM

- Advertisement - Pfrasa_F
Foto: Dok. Panitia

Medan, Dinamika Online – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbandingan Mazhab (PM) UIN SU ajak mahasiswa untuk lebih kritis hukum dan HAM melalui diskusi daring dengan tajuk “Kasus Novel Baswedan dan Masa Depan Penegakan Hukum dan HAM di Indonesia” Sabtu (20/6).  Diskusi ini turut menghadirkan Rahmat Maulana Sidik, S.H (Koordinator Advokasi Indonesia For Global Justice) dan Maswan Tambak, S.H (Kepala Divisi LBH Medan) sebagai pemateri, Minggu (21/6).

Rahmat Maulana Sidik, S.H menjelaskan, untuk mengetahui pengaruh kasus Novel Baswedan terhadap hukum dan HAM harus menilik runtut peristiwanya. “Kasusnya masih berproses di pengadilan dan proses persidangan, itu sudah dilakukan penuntutan oleh jaksa di pengadilan. Tapi, sebelum itu kita perlu menilik kasus ini dari runtutan peristiwanya,” jelasnya.

“Secara sederhana saya tertarik mengikuti diskusi ini, mengingat isu yang didiskusikan sangat menarik. Kemudian saya ingin tahu bagaimana tanggapan orang tentang kasus ini,” ujar Albahari mahasiswa Universitas Tanjungpura, Pontianak dengan antusias.

Dengan diadakannya diskusi ini, Muhammad Fauzi selaku Ketua Panitia berharap agar mahasiswa lebih kritis terhadap penegakan hukum dan HAM. “Agar hukum yang benar selalu diutamakan. Saya berharap kepada mahasiswa, terkhususnya mahasiswa UIN SU agar lebih aktif lagi memperbarui pengetahuan tentang berita yang ada saat ini, jangan pernah menebarkan berita hoaks, dan belajarlah tentang hukum dengan benar,” harapnya.

Reporter : Asep Muhammad Sobirin dan Yulita Cita Anggini

Editor      : Nurul Liza Nasution

- Advertisement -

Share article

Latest articles