
Medan, Dinamika Online – Menteri Agama RI, Fachrul Razi mengukuhkan pengurus Pusat Studi Moderasi Beragama UIN SU. Pengukuhan ini juga dihadiri oleh dua tokoh penting lainnya yakni Syahrin Harahap selaku Rektor UIN Sumut dan Edy Rahmayadi selaku Gubernur Sumut. Acara ini dilaksanakan di Aula Gelanggang Mahasiswa, kampus 1 UIN SU pada 9 Desember lalu, Jumat (11/12).
Pengukuhan ini bertemakan “Wahdatul ‘Ulum, Pemberdayaan, Moderasi Agama”. Prof. Dr. H. Syahrin Harahap, M.Ag selaku Rektor UIN SU menjelaskan bahwa, Wahdatul ‘Ulum adalah kesatuan ilmu. “Wahdatul ‘Ulum adalah kesatuan ilmu. Segala yang menuju Allah, dalam hal ini tidak dipisahkan ilmu umum dan ilmu agama,” ucapnya.
Dalam implementasinya Wahdatul ‘Ulum akan diterapkan dalam semua kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi. Edy Rahmayadi selaku Gubernur Sumut pun turut menambahkan tentang Wahdatul ‘Ulum. “Kiblatnya dari segala ilmu adalah Al-Qur’an,” katanya.
Menteri Agama RI, Fachrul Razi menjelaskan hal yang berbeda yakni tentang moderasi agama. “Perlu digarisbawahi bahwa yang dimoderatkan, yang dimoderasikan bukan agamanya, tetapi cara kita bersosialisasi dengan pemeluk-pemeluk agama yang berbeda ataupun pemeluk-pemeluk agama yang sama,” jelasnya.
“Hal lain yang ingin saya garisbawahi bahwa semua orang penganut agama harus merasa mempunyai hak untuk menyatakan agamanya adalah yang paling baik. Tetapi ia juga harus menghargai pendapat orang lain yang berpandangan berbeda, itulah inti yang kita terapkan,” tambahnya.
Adapun tujuh nama pengurus Pusat Studi Moderasi Beragama UIN SU yang dikukuhkan yaitu sebagai berikut: Dr. Phil. Zainul Fuad, M.A (Ketua); Dr. Irwansyah, M.Ag (Wakil ketua); Muhammad Jailani, M.A (Sekretaris); Muhammad Aswin, M.Ap (Wakil Sekretaris); Prof. Dr. Katimin, M.Ag (anggota); Dr. H. Arifinysah, M.Ag (anggota); dan Dr. Arwarsyah Nur, M.Ag (anggota).
Reporter : Hijrah Alkhoir dan Ismi Wardani
Editor : Miftahul Zannah

