Bisakah Film Indonesia Mendunia?

- Advertisement - Pfrasa_F
Foto: Dok. Dinamika
- Advertisement - jd

Penulis: Mhd Fitrah Hidayat

Perindustrian perfilman Indoesia memiliki sejarah yang sangat panjang, Perfilman Indonesia sempat mengalami kondisi naik turun, bahkan sempat mengalami titik terendah pada tahun 1967. Pada tahun itu, angka produksi film Indonesia menurun drastis, film Indonesia sulit memperoleh kesempatan untuk masuk bioskop, dan penonton makin lama makin menjauhinya. Bahkan menurut pengamat pada tahun itu beranggapan film Indonesia sudah berada di ambang maut.

Tetapi nyatanya anggapan pengamat itu salah, pada tahun 1980-an, film Indonesia merajai bioskop-bioskop lokal. Film-film yang terkenal pada saat itu antara lain, Catatan Si Boy, Blok M, dan masih banyak film lain. Pada tahun 1990-an perfilman Indonesia kembali mengalami penurunan, pada tahun tersebut film Indonesia kehilangan estetika dan esensi sebuah film, hampir semua film Indonesia pada tahun tersebut berkutat dalam tema-tema yang khusus orang dewasa.

Beruntung, memasuki tahun 2000 film Indonesia mulai menanjak pelan-pelan dan mulai disukai oleh rakyat Indonesia. Film Petualangan Sherina, Jailangkung, dan Ada Apa Dengan Cinta? Menjadi tiga film yang membuat munculnya harapan dari film-film Indonesia untuk tahun-tahun mendatang. Dan segalanya membaik sejak saat itu.

Industri perfilman indonesi semakin menanjak naik setiap tahunnya, ini artinya film Indonesia sudah memiliki tempat di hati masyarakat Indonesia, hal ini terbukti terus meningkatnya penonton film Indonesia setiap tahunnya dan mampu merajai bioskop-bioskop yang ada di setiap kota di tanah air.

Ketika hal itu dapat dipertahankan oleh para sineas Indonesia, maka ini menjadi pertanda baik. Industri perfilman Indonesia terus tumbuh, terbukti dari banyaknya sineas yang berhasil membuat film diluar genre horror menjadi film yang sukses seperti, The Raid, The Raid 2, dan laskar pelangi adalah bukti nyata dari kehebatan film-film Indonesia di luar genre horror

Film Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, terbukti dari jumlah penonton yang menonton film Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan. Data dari filmindonesia.or.id  menunjukan di tahun 2019, dari 15 film Indonesia terpopuler yang tayang di tahun 2019, jumlah penontonnnya mencakup 30 juta penonton.

Perkembangan yang pesat dari perindustrian film Indonesia ini membuat film-film Indonesia dilirik oleh mata dunia dan dapat diperhitungkan dan dinikmati oleh orang-orang diluar sana. Terbukti dari film-film Indonesia yang bisa memenangkan festival-festival film di luar negeri. seperti lima film dibawah ini.

1. Laskar Pelangi

Foto/IMDb

Film garapan dari sutradara Riri Riza ini dan merupakan film adaptasi dari novelnya Andrea Hirata suskses di beberapa ajang festival film di Indonesia maupun di internasional, film ini banyak mendapat penghargaan seperti pengahargaan untuk nominasi Best Film And Best Editing di ajang ke 3 Asian Film Awards dan masih banyak lagi penghargaan yang didapat oleh film ini.

2. Ziarah

Foto/Twitter

Film yang malah terkenal di luar negeri daripada di dalam negeri ini sukses mendapatkan dua penghargaan internasional. Film yang menceritakan tentang seorang nenek yang mencari kuburan suaminya yang udah puluhan tahun tidak pulang ini berhasil mendapatkan penghargaan terbaik di Salamindanaw Asian film festival dan film terbaik pilihan juri ASEAN Internasional Film festival.

3. Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak

Foto/IMDb

Film garapan Mouly Surya ini sukses membawa pulang beberapa penghargaan internasional seperti Tokyo Filmex internasional Film Festival 2017. Dan film ini juga mendapatka penghargaan prestisius dari festval film di Maroko, Spanyol dan Filipina. Film ini juga mebuat pemeran utamnya yaitu marsha Timothy mendapatkan penghargaan sebagai aktris terbaik dalam festival film di spanyol.

4. Turah

Foto/IMDb

Film besutan dari Wicaksono Wisnu Legowo berhasil mendapatkan banyak penghargaan festival film. Walaupun sang sutrada mengaku bawahwa film turah ini menjadi film panjang pertamanya ia sukses membuat film ini dikenal oleh dunia. Film ini mendapatkan penghargaan festival film internasional seperti, 9th Bengaluru Internasional Film Festival 2017, Asia-Pasific Screen Awards 2017, Seol Internasional Agape. Dan juga ada beberapa penghargaan lagi di dalam negeri.

5. Pengabdi Setan

Foto/Twitter

Film horror yang berhasil mengumpulkan sebanyak 4.206.103 penonton ini memiliki banyak penghargaan nasional maupun internasional. Sang sutradara, Joko Anwar mengatakan film karyanya tersebut telah mengikuti 40 festival Film di dunia dan banyak meraih penghargaan untuk kategori Best Picture. Salah satu penghargaan yang didapatkannya berasal dari Overlook Film Festival.

Itulah lima film Indonesia yang berhasil mendapatkan penghargaan . masih banyak lagi sebenarnya film-film karya sineas Indonesia yang berhasil mendapatkan penghargaan setiap tahunnya, mari kita dukung perfilman Indonesia dengan cara menontonnya secara langsung di bioskop dan tidak membajaknya dengan begitu kita bisa membuat perfilman Indonesia lebih maju lagi dan tentu dapat bersain di internasional.

Editor: Amelia Pratiwi

- Advertisement - DOP

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles