Cegah Covid-19, Gubsu Bagikan Tempat Cuci Tangan Portabel

- Advertisement - Pfrasa_F
- Advertisement - jd

Dinamika Online – Demi memutus rantai penularan virus Corona atau Covid-19, Gubernur Sumatera Utara Letnan Jendral TNI, H. Edy Rahmayadi bersama PDAM Tirtanadi membagikan tempat cuci tangan portabel. Dilansir dari akun Instagram resmi humas Sumut, penyerahan tempat cuci tangan yang akan di sebarkan ke seluruh kecamatan di Sumut ini berlangsung secara simbolis di Rumah Dinas Gubernur, Senin (30/3).

Selain mencegah penularan virus, Edy juga mengatakan pembagian tempat cuci tangan ini juga bertujuan untuk membudayakan gaya hidup bersih. “Mencuci tangan dengan sabun disebut para ahli sebagai cara paling ampuh musnahkan virus. Karena itu, kita salurkan tempat cuci tangan ini di tempat-tempat strategis yang banyak dilalui masyarakat. Mari kita budayakan hidup bersih,” ujar Edy usai melakukan penyerahan.

Edy juga berharap agar Masyarakat kompak dalam antisipasi penularan Covid-19. “Karena Covid-19 ini kuncinya kerja sama dan kekompakan. Kompak jaga jarak, kompak untuk tetap di rumah bagi yang tidak berkepentingan, mudah-mudahan bisa cepat berakhir. Dijaga dan dirawat tempat cuci tangan ini. Wabah ini hilang, budaya hidup bersih tetap kita jalankan,” tutur Edy.

Menanggapi kebijakan dari Gubsu, masyarakat Sumut sekaligus mahasiswa universitas Malikussaleh, Furqon berujar, bahwa kebijakan tersebut dapat mengakibatkan masyarakat Sumut lebih sering keluar rumah. “Menurutku bagus sih kita dibagikan cuci tangan portable. Tetapi itu juga dapat berdampak buruk karena merasa aman. Karena sudah merasa aman,  pun jadi sering keluar rumah untuk pergi. Itu aja sih,” ujarnya.

Muhammad Nur Fadli Nst Mahasiswa semester IV prodi Ilmu Komunikasi (Ikom) mengatakan bahwa kebijakan Gubsu sangat baik. “Untuk bantuan dengan membagikan tempat cuci tangan di seluruh kecamatan di sumut ini sangat baik ya, dan sangat dibutuhkan untuk sektor yang belum tersentuh pemerintah. Apalagi pemerintah memberi pengadaan bilik disinfeksi di fasilitas umum.  Bantuan lainnya mungkin bisa berupa pencegahan aktif, seperti subsidi makanan bergizi dan vitamin,” kata Fadli.

Reporter : Adwar Pratama dan Putri Oktavia

Editor      : Amelia Pratiwi

- Advertisement - DOP

Share article

Latest articles