Covid-19 Pengaruhi Sistem Kinerja ASN UIN SU

- Advertisement - Pfrasa_F
Foto: Dok. Humas UINSU
- Advertisement - jd

Medan, Dinamika Online – Rektor UIN SU melalui surat edaran Menteri Agama Republik Indonesia No. B.10/Un.11.R/B.I.3.c/KS.02/03/2020 mengenai penyesuaian kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 yang mengharuskan  physical distancing dan tetap memproitaskan kesehatan serta keselamatan para ASN, Kamis (2/4).

Subbag Humas UIN SU Yuni Salma, M.Ag. mengatakan bahwa sesuai surat edaran yang telah dikeluarkan, kinerja para ASN dan dosen akan dipantau langsung melalui daring. “Sebelum ASN bekerja dari rumah maka terlebih dahulu harus menyiapkan fail maupun berkas-berkas yang nantinya akan diselesaikan dari rumah. Atasan langsung harus senantiasa memantau pekerjaan bawahan, dan bawahan harus memberikan laporan kinerjanya kepada atasan. Dalam hal ini kontrol kerja tetap menjadi prioritas,” katanya pada Rabu (1/4).

Ainur Rizky, MM salah satu dosen FIS UIN SU menjelaskan bahwa kendala bekerja melalui daring yaitu faktor jaringan yang berbeda. “Untuk menjalin komunikasi. Karena kerja kita melalui online bukan berarti tidak bisa bertatap muka, kita juga bisa melakukan rapat dan kerja secara tatap muka. Hanya saja kendala terbesar adalah jaringan, tidak semua jaringan seseorang bisa sama,” ucapnya.

Syafri Fadillah Marpaung, M.Pd sebagai dosen FITK UIN SU menerangkan hal yang berkaitan dengan gaji, dosen lainnya tidak merasa ‘cemburu’ karena sama-sama membeli kuota. “Tidak ada merasa kecemburuan dengan ASN yang tetap menerima penghasilannya. Walaupun dia telah bekerja melebihi jam kerjanya dari biasanya. Apa lagi dia bekerja dari rumah, lebih banyak pengeluaraan dari sisi pulsa internet dan listrik, kalau bekerja di kantor semuanya tanggungan kantor. Tapi para ASN itu ikhlas karena sebagai Abdi Negara,” terangnya.

Penulis : Muhammad Tri Rahmat Diansa dan Yulfina

Editor  : Rindiani

- Advertisement - DOP

Share article

Latest articles