Dampak Corona, Joko Widodo Gratiskan Pembayaran Listrik 3 Bulan

- Advertisement - Pfrasa_F
Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
- Advertisement - jd

Medan, Dinamika Online – Presiden RI, Joko Widodo memberikan keringanan untuk menopang kondisi ekonomi rakyat yang terdampak pandemi corona salah satunya di sektor kelistrikan. Presiden yang kerap disapa Jokowi itu dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden menyatakan, akan menggratiskan pembayaran listrik pada 24 juta masyarakat miskin selama 3 bulan dengan syarat pelanggan berdaya listrik 450 VA, Rabu (1/4).

Pembebasan tarif terhitung dari April, Mei, dan Juni 2020, selain itu untuk pelanggan listrik dengan daya 900 VA juga bersubsidi diskon 50 persen. “Saya akan fokus menyiapkan bantuan untuk masyarakat lapisan bawah. Untuk pelanggan listrik 450 VA yang jumlahnya sekitar 24 juta pelanggan akan digratiskan selama 3 bulan ke depan. Sedangkan, untuk pelanggan 900 VA yang jumlahnya sekitar 7 juta pelanggan akan di diskon 50 persen,” ucapnya dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Pernyataan presiden tersebut mendapatkan respons dari masyarakat, Ade Nafa mahasiswa UIN SU. Menurutnya, gratis pembayaran listrik ini akan efisien jika pemerataan bagi yang mendapatkan tepat sasaran. “Terkait penggratisan listrik, akan menjadi cara yang efisien dan baik apabila pemerataan yang mendapatkannya benar-benar tepat sasaran. Lain hal, jika yang mendapatkan adalah orang yang bisa dikatakan mampu atau tidak tepat sasaran,” ujar mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial semester VI itu.

Upaya pemerintah menangani perekonomian masyarakat di tengah dampak corona ini, diharapkan Ade Nafa selain listrik juga diperhatikan pula harga sembako agar tetap stabil seperti biasa. “Harapan saya agar pemerintah benar-benar memperhatikan perihal kesulitan masyarakat kelas bawah imbas dari social distancing ini contohnya, harga sembako yang distabilkan, tidak melonjak tinggi seperti beberapa sembako yang belakangan harganya naik dikarenakan pandemi ini,” harapnya.

Reporter : Rizky Chairunnisya dan Ninda Azzahratunnisa Hasibuan

Editor      : Ayu Wulandari Hasibuan

- Advertisement - DOP

Share article

Latest articles