Di Tengah Covid-19, Kemendag Sikapi Persediaan Gula Pasir

- Advertisement - Pfrasa_F
Ilustrasi. Foto/Ilustrasi/Pixabay
- Advertisement - jd

Medan, Dinamika Online Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyikapi ketersediaan gula pasir di tengah pandemi Covid-19. Kemendag juga menjamin ketersediaan komoditas tersebut yang siap dipasarkan awal April ini. Kemendag juga akan menyediakan pemenuhan kebutuhan gula konsumsi bagi masyarakat sampai Juni 2020, Kamis (2/4).

Melalui laman instagram nya, Kemendag juga memberikan langkah yang akan dilakukan, seperti: menambahkan pasokan gula melalui impor untuk antisipasi puasa dan lebaran 2020 serta bekerja sama dengan satgas pengantar melakukan pengawasan stok dan distribusi gula di pabrik untuk memastikan tidak ada prilaku usaha yang mengambil keuntungan sepihak atau melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok.

Sebagai masyarakat umum, Hapsyah Lestari Harahap (35) mengatakan bahwa hanya harga gula yang mahal. “Harga sembako tidak naik, cabai yang murah apalagi ayam potong turun drastis,” katanya. Ia juga menambahkan tidak ada kendala soalnya di sini toko sembako masih banyak yang buka.

Andika Ahmad Fauzi, mahasiswa jurusan Ekonomi Islam semester 6 mengatakan pendapatnya bahwa pemerintah bagus dalam membuat kebijakan seperti impor barang pokok. “Bagus seperti yang kita ketahui, setiap hari-hari besar khususnya Islam seperti idul fitri dan idul adha. Pemerintah membuat kebijakan seperti impor barang-barang pokok, yang mana mencukupi cadangan pangan kita,” katanya.

Ia juga menyarankan agar kita sebagai masyarakat tidak panic buying dan sebagai pedagang harus lebih bijak. “Sarannya, kita jangan panic buying, belilah sesuai dengan kebutuhan kita. Jangan sampai masyarakat yang lebih membutuhkan tidak dapat. Dan kepada pedagang agar lebih bijak menanggapi kondisi saat ini. Jangan membiarkan seorang pembeli memborong barang yang berlebih dan si pedagang mau karena harga yang ditawarkan kepadanya itu mahal,” sarannya.

Reporter : Syafrida dan Khairatun Hisan

Editor      : Ayu Wulandari Hasibuan

- Advertisement - DOP

Share article

Latest articles