Prodi IAT FUSI Gelar Seminar Internasional

- Advertisement - Pfrasa_F
Pemaparan materi Oleh Dr. H. Mustafa Kamal Rokan, MH Sebagai ketua LPTQ Sumatera Utara dalam, Seminar internasional dan Pengambilan Sanad Matan Tajwid Jazari dan Tuhfatul Atfal, di Aula Utama Kampus II UIN SU, Senin (9/3). Kamerawan: Syafrida
Pemaparan materi oleh Dr. H. Mustafa Kamal Rokan, MH sebagai ketua LPTQ Sumatera Utara dalam seminar Internasional dan Pengambilan Sanad Matan Tajwid Jazari dan Tuhfatul Atfal di AULA Utama Kampus II, Senin (9/3). Kamerawan: Syafrida
- Advertisement - jd

Medan, Dinamika Online – Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) FUSI bekerja sama dengan FORKITA (Forum Kajian Tafsir Ilmu Alquran), LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran) dan Mahad Al-jami’ah UIN SU menggelar acara seminar internasional dengan mengusung tema Menuju UIN SU World Class University Berbasis Qur’anic Society. Seminar internasional ini dilaksanakan di Jl. Willem Iskandar, Medan Estate, aula utama UIN SU lantai 2, Senin (9/3).

Seminar ini menghadirkan dua pemateri yaitu Rektor UIN SU TGS. Prof. Dr. KH. Saidurrahman M.Ag dan Dr. H. Sugeng Wanto, M.Ag selaku kepala prodi Ilmu Alquran dan Tafsir. Seminar ini juga menghadirkan pemateri dari Mesir yakni Syaikh Abdurrahman Mu’nis Alaitsy dan Dr. H. Mustafa Kamal Rokan, MH selaku ketua LPTQ Sumatra Utara.

Kata sambutan dari Rektor UIN SU TGS. Prof. Dr. KH. Saiddurrahman M. Ag yang diwakili oleh wakil rektor III UIN SU Prof. Dr. Amreoni Drajat, M.A mengemukakan rasa kebanggaannya terhadap acara akademik ini. Salah satu tanda bahwasanya atmosfir-atmosfir akademik UIN SU ini hidup ialah dengan banyaknya kegiatan-kegiataan akademik yang berlangsung disini, seperti sosialisasi dan pelatihan yang diadakan mahasiswa. Saya sangat mengapresiasi acara yang diselenggarakan FUSI yang telah mengadakan acara secara sukses dengan nuansa Qurani,” ungkapnya.

Dr .H. Mustafa Kamal Rokan, M.H menuturkan cara bagaimana terciptanya kampus yang Qurani. Kita harus menjadi manusia yang bernafaskan Alquran. Apapun yang kita lakukan harus berdasarkan Alquran. Untuk itu, perlu adanya upaya untuk meningkatkan kedekatan kita dengan Alquran seperti menjadikan masjid Al-Izzah di kampus kita ini sebagai tempat untuk mentoring Alquran, karena saya masih melihat kurangnya mahasiswa-mahasiswi UIN SU yang berintraksi dengan Alquran, tuturnya.

Roviatu Husna, salah satu mahasiswi dari FUSI mengungkapkan banyaknya ilmu yang didapatkan pada acara seminar ini. Saya banyak mendapatkan ilmu dan pembelajaran dari acara seminar ini yaitu dulu saya berfikir bahwa matan hanya ada dalam hadis tetapi sekarang saya tahu bahwa adanya matan tajwid yang langsung bersanad kepada Imam Ibnu Aj-Zari dan As- Syafii dimana matan tajwid ini mengajarkan kita tentang tahsin, letak-letak huruf dan bagian-bagian Alquran dan ini penting bagi mahasiswa-mahasiswi UIN SU, jelasnya.

Reporter : Hijrah Alkhoir dan Putri Anggriani
Editor  : Yaumi Saidah

- Advertisement - DOP

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles