Jangan Beri Ruang untuk Kecewa

- Advertisement - Pfrasa_F
Ket: Cover buku berjudul “Merajut Indahnya Hidup”. (Sumber:ebooks.gramedia)
  • Judul : Merajut Indahnya Hidup
  • Penulis : M. Nurroziqi
  • Penerbit : PT. Elex Media Komputindo
  • Tahun Terbit : 2019
  • Tebal Buku :  176 Halaman
  • ISBN : 978-602-04-9615-3
- Advertisement - jd

Perensensi: Nadhri Filka

“Allah Swt, itu Maha baik dan jelas seluruh yang di ingin-Nya hanya kebaikan-kebaikan. Sedang jika ada sesuatu yang tidak baik, jelas ini kebodohan manusia di dalam bersikap.” (Hal 34)

Setiap manusia memiliki harapannya masing-masing, baik itu harapan yang baik ataupun buruk. Kerap manusia merasa kecewa lantaran harapan yang sudah di impi-impikannya tidak terwujud. Lalu, rasa kecewa yang terjadi di masyarakat faktor pemicunya ialah target seseorang yang sudah ia tentukan terhadap sesuatu ataupun sesorang tidak terpenuhi sehingga sering kali kita lihat itu berdampak pada menyalahkan sesuatu atau pun menghakimi orang lain dan diri sendiri.

Lantas, bagaimana agar diri tidak terjerembap pada rasa kecewa? Atau paling tidak, meminimalisir rasa kecewa yang ada jika belum bisa membuang rasa kecewa tersebut. Dalam buku karya M. Nurroziqi membagikan tipsnya salah satunya yaitu bersikap biasa saja dan jangan terlalu memberikan segala sesuatu kepada seseorang yang semestinya kita cintai saja, maka dianjurkan sewajarnya. Cintailah kekasihmu secara sedang-sedang saja, siapa tahu di suatu hari nanti dia akan menjadi musuhmu. Dan bencilah orang yang engkau benci secara biasa-biasa saja, siapa tahu pada suatu hari nanti dia akan menjadi kecintaanmu. (HR. Tirmidzi)(Hal 31).

Baca juga: Rektor UIN SU Resmikan Barbershop Juara

Oleh karena itu jika kita berharap, bercita-cita, dan menginginkan sesuatu alangkah baiknya sewajarnya dan tidak terlalu ambisi akan hal tersebut. Karena sejatinya hidup tak selalu apa yang kita inginkan akan terwujud, Allah maha mengetahui apa-apa saja yang dibutuhkan hambanya. Terkadang apa yang tidak terwujud bisa jadi buruk untuk kita sehingga Allah menyediakan yang baik untuk kita. Maka dari itu ketika kita berharap kepada apa pun dan siapa pun, bersiaplah untuk kecewa dan ikhlas dalam menghadapi rasa kecewa tersebut.

Buku yang disusun oleh M. Nurroziqi menceritakan secara kontekstual bagaimana seseorang dapat merasakan kehidupan yang damai dan bahagia tanpa rasa khawatir dan kacau. Tak ketinggalan pula penulis menuangkan dalil-dalil dari Al Quran dan Hadis, serta kata-kata bijak dan motivasi dari sang penulis dalam menyakinkan pembaca dari tiap tulisannya. Semua itu penulis sajikan dalam bentuk bahasa yang ringan sehingga renyah dikunyah para pembaca.

Baca juga: Hangatnya Sebuah Keluarga

Buku motivasi islam ini memiliki cover yang elegan dan sejuk dipandang oleh mata yang melihatnya yaitu warna biru sebagai background-nya dan tulisan merajut indahnya hidup yang diberi warna putih dengan tulisan yang keren ditambah ada quotes bijak menarik dibawahnya. Penyajian tiap halaman didesain sedemikian rupa agar pembaca tidak mudah jenuh dalam membacanya.

Buku yang memiliki anak judul “Selamat Datang, Derita” seolah membuat pembaca penasaran isi cerita anak judul tersebut yang menyambut kedatangan suatu derita dan yang paling menarik dari buku ini adalah judulnya “Merajut Indahnya Hidup” yang membuat pembaca menimbulkan pertanyaan, “Apa yang membuat hidup menjadi Indah?”.

Baca juga: Mendikbud Luncurkan Kebijakan Baru, Apa Komentar Mahasiswa UIN SU?

Dengan senang hati, M. Nurroziqi melimpahkan tips-tips dan berbagai perumpamaan dalam setiap yang beliau tulis agar pembaca dapat mengetahui apa yang dimaksud oleh penulis. Semoga dengan adanya buku ini, dapat membuat para pembaca menemukan jawaban-jawaban akan pertanyaan mengenai membuat hidup menjadi bahagia di setiap langkahnya. Selamat membaca!

Editor : Rindiani

- Advertisement - DOP

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles