Jogokariyan, Masjid Modern dan Unik

- Advertisement - Pfrasa_F
Masjid Jogokariyan di Kampung Jogokariyan, Jl. Jogokaryan no. 36, Mantrijeron, Yogyakarta. Kamerawan: M. Hafiz
- Advertisement - jd

Penulis: Muhammad Hafiz

Jika kita memiliki waktu liburan, penulis merekomendasikan sebuah tempat ibadah yang indah, yang tak kalah dengan taman wisata lainnya. Masjid itu berada di Yogyakarta. Siapa sangka, mata akan dimanjakan dengan suasananya unik bersama fasilitas yang dapat kita jumpai di dalamnya maupun di sekeliling Masjid tersebut. Jika berada di Masjid tersebut akan ada sesuatu yang berbeda yang sangat cocok untuk para pelancong untuk beribadah sambil mencari spot foto kekinian. Masjid itu bernama Masjid Jogokariyan.

Saat penulis berkungjung ke Masjid tersebut, untuk menuju Masjid Jogokariyan ada banyak sarana yang bisa digunakan. Penulis lebih menyarankan untuk menggunakan tranportasi ojek online atau kendaraan pribadi lainnya yang hanya memiliki jarak kurang lebih 5 km dari Keraton Yogyakarta. Jika lebih penasaran, penulis telah meletakkan alamat lengkap Masjid ini yaitu di Kampung Jogokariyan, Jl. Jogokaryan no. 36, Mantrijeron, Yogyakarta.

Sekilas tampilan dari arsitektur Masjid tersebut hampir sama dengan masjid-masjid pada umumnya. Di mana fungsi utamanya ialah untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Namun, yang membuat masjid ini memiliki nilai lebih dibandingkan dengan masjid-masjid lain ialah manajemen dan kegiatan yang ada di dalamnya. Seperti misalnya, jika sepatu atau kendaraan para pengunjung yang datang hilang di area Masjid Jogokariyan ini, pihak BKM akan langsung mengganti barang hilang tersebut sesuai dengan merek atau bentuk yang sama.

Baca juga: KSR PMI UIN SU Adakan MUSANG XXIII

Masjid Jogokariyan awal mulanya hanyalah sebuah langgar (musala) kecil di pojok kampung. Seiring berjalannya waktu, masyarakat setempat mulai membangun semangat dan menjaga kekompakan. Dari perkembangan tersebut, munculah kontribusi masyarakat sekitar yang melalui pengrajin batik dan tenun. Setelah itu, didirikanlah masjid yang baru di tengah-tengah kampung dengan ukuran seadanya. Tahun ke tahun jamaah pun semakin banyak sehingga masjid tidak muat dan menambah bagian untuk tempat salat di beberapa sisi.

Seperti yang sudah disinggung di atas, manajemen yang membuat masjid ini sangat berbeda dengan yang lainnya. Masjid Jogokariyan menerapkan manajemen masjid di zaman Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dengan mencampurkannya di zaman modern. Masjid ini memiliki fasilitas berupa penginapan islami, klinik, aula, dan toko souvenir.

Di masjid ini juga terdapat kajian-kajian yang diadakan setiap hari Senin, Selasa, Kamis, dan Minggu. Ketika sehabis salat Jumat jangan kaget kalau di sini disediakan meja panjang yang di atasnya itu terdapat makanan dan minuman yang siap disantap.

Suasana di Masjid Jogokariyan. Kamerawan: M. Hafiz

Program unggulan yang dimiliki masjid ini adalah:

1. Peta Dakwah

Pemetaan dalam artian pendataan terhadap jamaah berdasarkan wilayah, sehingga jamaah terdata dengan jelas.

2. Infak Nol Rupiah

Setiap kali pengumuman masjid ini berupaya untuk tidak memiliki uang sisa, karna pihak BKM terus memakai dana infak untuk kenyamanan dan fasilitas jamaah yang beribadah.

3. Sedekah ATM Beras

Jamaah masjid sama-sama saling mengumpulkan beras untuk disedekahkan kepada yang membutuhkan kotak beras dan disalurkan melalui kotak ATM beras.

Baca juga: Pelindo I Gelar Lokakarya Sketsa Pelabuhan

4. Menyalatkan Orang Hidup

Memberikan pelatihan salat kepada warga yang belum bisa salat, sehingga tidak malu lagi untuk pergi ke masjid untuk salat.

5. Kampoeng Ramadhan

Seluruh warga Jogokariyan bersama-sama meriahkan bulan Ramadan dengan berbagai kegiatan yang bersifat event besar.

6. Gerakan Jamaah Mandiri

Jamaah berbondong-bondong bersedekah dengan pemikiran malu jika ibadah disubsidi saja tanpa kita mendistribusi sehingga menaikan infak 40%.

Di sepanjang jalan Jogokariyan ini juga terdapat tempat fasilitas seperti hotel islami, rumah-rumah makan, toko pakaian, dan jualan-jualan lainnya yang puncaknya memang di bulan Ramadan. Jadi, recomended di bulan Ramadan untuk pergi ke masjid ini tetapi hari lain juga baik. Jadi kalau kalian singgah ke masjid ini jangan lupa abadikan momen-momen yang unik dan jangan lupa isi tabung infak.

Editor: Khairatun Hisan

- Advertisement - DOP

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles