Kemenag Keluarkan Surat Penurunan UKT Bagi PTKIN

- Advertisement - Pfrasa_F
Foto: Dok. Istimewa
- Advertisement - jd

Medan, Dinamika Online – Meluasnya penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19) Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktorat Jendral pendidikan Islam mengeluarkan Surat Edaran nomor B-752/DJ.I/ HM.00/04/2020 tentang pengurangan UKT/SPP PTKIN. Hal ini dilakukan mengingat turunnya kemampuan ekonomi mahasiswa/wali. Jumat, (10/04).

Surat ini mengimbau Rektor/Ketua PTKIN untuk mengambil kebijakan penurunan UKT mahasiswa Diploma, S1, S2, serta S3 pada semester ganjil tahun 2020/2021 dengan besaran pengurangan diskon minimal 10% dari UKT/SPP.

Menanggapi hal ini, UIN SU telah membenarkan surat edaran tersebut, namun belum bisa memastikan kebijakannya. “Surat itu sudah diterima, tetapi belum bisa memberikan statement, nanti kalau sudah ada progres akan saya infokan.” Ucap Yuni Salma, S. Ag, MM selaku Subbag Humas dan Informasi saat di wawancarai melalui WhatsApp.

Mengetahui hal tersebut, salah satu mahasiswa UIN SU ikut berkomentar, ia mengatakan bahwa hal tersebut sangat membantu mengurangi beban pembayaran UKT, “Mengenai surat edaran dari Kemenag, menurut saya hal tersebut merupakan itikad bagus untuk membantu mahasiswa mengurangi beban pembayaran UKT dikarenakan satu semester ini mahasiswa melakukan kuliah daring.” Ujar Ade Nafa Aulia mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi semester IV.

Ia pun mengaku sedikit kecewa atas respon pihak kampus, “Terkait respon kampus terhadap hal tersebut, ini merupakan hal yang sedikit mengecewakan buat saya dan beberapa mahasiswa lainnya. Pihak kampus jangan seolah-olah tuli dengan hal ini, karena pandemi ini bukanlah hal yang sama-sama kita inginkan.” Tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Nurbaity, mahasiswa yang juga prodi Ilmu Komunikasi ini berharap agar pihak kampus segera mengambil kebijakan dan meminimalisir hal ini, “Jika surat edaran tersebut sudah dilampirkan dan diterima maka setidaknya pihak kampus dapat meminimalisir hal tersebut karena tidak semua ekomoni keluarga mahasiswa tinggi.” Tutupnya.

Reporter : Ninda Azzahratunnisa Hasibuan dan Rizky Chairunnisya

Editor      : Ade Suryanti

- Advertisement - DOP

Share article

Latest articles