Ketua MPR RI Berikan Dukungan Gugus Tugas Covid-19

- Advertisement - Pfrasa_F
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
- Advertisement - jd

Medan, Dinamika online– Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Bambang Soesatyo memberikan dukungan penuh untuk memastikan pemerintah dan seluruh elemen bangsa khususnya gugus terkait penanganan Covid-19. Dilansir dari tayangan televisi, Bambang menyatakan pernyataan akan berkomitmen kepada jajaran pemerintah terkait pandemi Covid-19, Kamis (2/4).

Jumlah kasus positif meninggal di Indonesia meningkat secara signifikan setiap harinya, Bambang menghimbau masyarakat untuk menerapkan 5 kedisiplinan dan gotong royong diantara semua pihak. “Yang harus diterapkan yakni dirumah saja, dilarang berkata dan berkumpul, cuci tangan pakai sabun juga jangan menyentuh wajah, tidak mudik, jika sakit datangi kesehatan terdekat,” ucapnya.

Dalam hal ini, Bambang juga memberikan bentuk apresiasi kepada tenaga medis yang rela mengorbankan tenaganya untuk membantu pasien yang terkena Covid-19. “Melalui kerja keras dan kerja kolaboratif gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 yang telah merelakan dan mengorbankan hal yang demikian upaya  pemulihan masalah mata rantai Covid-19,” tambahnya.

Untuk itu Bambang Soesatyo mengajak segenap elemen bangsa untuk bersama-sama membangun sikap optimis kepada pasien yang terkena Covid-19 bahwa kita pasti bisa melewati situasi ini. “Jumlah pasien sembuh yang akhirnya menunjukkan grafik peningkatan semakin menambah optimisme kita, sebagaimana kita ketahui pasien sembuh pada tanggal 29 Maret -1 April 2020 meningkat pada angka 46, 64, 75, 103 ditambah semangat pekerja medis dan relawan yang tak pernah kenal lelah,” jelasnya.

Pernyataan tersebut mendapatkan komentar dari masyarakat, Yolandari Lingga Bayu mahasiswa semester VI UIN SU. Menurutnya, kita harus bekerja sama dengan pemerintah untuk mematuhi kebijakan tersebut. “Segala kebijakan dari pemerintah jika menyuruh kita untuk diam di rumah, ya jangan melawan apapun karena ini untuk kebaikan kita bersama,” tutup mahasiswa Sosiologi Agama Fakultas Ilmu Sosial itu.

Reporter : Julisnawati Siregar dan Muhammad Alvridho Prayoga

Editor      : Ade Suryanti

- Advertisement - DOP

Share article

Latest articles