Mahasiswi UIN SU Jadi Korban Penjambretan, Sang Ibu Tewas

- Advertisement - Pfrasa_F
Ket: Korban yang bernama Kana Rizky Ramadhani. (Foto: Elza Hasyim Nasution)
- Advertisement - jd

Medan, Dinamika Online – Kriminal kembali terjadi di Kota Medan. Berdasarkan informasi, aksi penjambretan terjadi pada Minggu (26/1) pukul 11.00 WIB di Jl. Amal Simpang MICC Ringroad Medan, Kec. Medan Sunggal. Aksi jambret kali ini terjadi pada salah satu mahasiswi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) yang bernama Kana Rizky Ramadhani Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) semester I. Minggu, (26/1).

Aksi penjambretan tersebut telah merenggut nyawa Susanti, ibunda dari Kana. Sedangkan Kana mengalami luka jahitan di tangan dan kaki. Untuk saat ini, Kana belum bisa berjalan serta beraktivitas seperti biasanya. Diinformasikan bahwa Kana akan kembali menjalani proses penyembuhan di salah satu rumah sakit terdekat dari kediamannya.

Berdasarkan informasi yang diterima dari seorang temannya, saat itu Kana sedang dalam perjalanan pulang menuju rumah. “Kana mau pulang sama mamaknya ke rumah sekitar jam 11 Siang. Kana baru siap ambil paket sama mamaknya. Paket tersebut berisi obat-obatan untuk ayahnya. Posisinya Kana yang bawa kereta. Baru paketnya diletak mamaknya di sebelah kanan. Saat mau belok ke Jl. Amal, ada dua orang laki-laki yang menarik paket itu. Jatuhlah mamak Kana ke sebelah kanan, Kana nya ke sebelah kiri,” katanya.

“Ternyata, dari belakang ada mobil yang menyerempet. Kemudian dibawalah Kana sama mamaknya naik pick up ke Rumah Sakit Bina Kasih. Mamak Kana tidak tertolong lagi. Kana udah diobatin, tangan dan kakinya dijahit. Tapi semua sudah kembali ke rumah,” sambungnya.

Senin (27/1) Kepala Prodi KPI, Dr. Muktarruddin, MA datang ke rumah duka untuk melayat. Rumah duka berada di Jl. Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Beliau juga menjelaskan sedikit kronologi kejadian. “Pelaku melarikan diri, sementara pengendara mobil membantu menyelamatkan korban dan dibawa ke RS Bina Kasih Sunggal. Tapi Ibu Susanti tidak tertolong lagi. Pengendara mobil menyatakan siap bertanggung jawab,” jelas Muktarruddin.

Muktarruddin menyampaikan dukacita atas peristiwa yang menimpa keluarga korban. Beliau berharap pelaku dapat segera ditangkap dan dihukum sebagaimana mestinya. “Mewakili civitas akademica UIN SU, kami menyampaikan duka yang mendalam. Kami turut kehilangan. Mudah-mudahan Kota Medan segera aman dari tindakan kriminal ini. Kalau bisa ini yang terakhir kalinya,” tutup Muktarruddin.

Reporter : Hijrah Alkhoir dan Muhammad Alvridho

Editor      : Amelia Pratiwi

 

- Advertisement - DOP

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles