MUI Sumut Haramkan PDP Berada di Masjid

- Advertisement - Pfrasa_F
Fatwa MUI Sumut. (foto/Dok. MUI Sumut)
- Advertisement - jd

Medan, Dinamika Online – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara menerbitkan Tambahan Tausiah tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Siaga Darurat Corona Virus Deseases (Covid-19) pada Jumat (27/3). Dalam tambahan tausiah ini, MUI Sumut mengharamkam pasien dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 berada di tempat umum termasuk masjid, Sabtu (4/4).

Musyawarah ini menimbang Fatwa MUI No. 14 tahun 2020 serta atas usul dan pendapat lainnya. Selain itu MUI Sumut juga mengimbau ODP Covid-19 untuk beribadah di rumah dan menegaskan kepada  kepada masyarakat yang berada dalam kawasan potensi penularan rendah tetap wajib melaksanakan salat Jumat berjamaah.

Menanggapi fatwa tersebut, Imamul Muttaqin, S.Hi., M.Hi, menyetujui keputusan MUI. “Saya sangat setuju dan sejalan dengan imbauan MUI Pusat dan MUI Sumut ini bagi daerah yang terpapar Covid-19 untuk tidak melaksanakan jamaah masjid melainkan jamaah di rumah. Karena Rasul pernah bersabda; jangan campurkan (unta) yang sakit ke yang sehat,” jelas dosen Fakultas Syariah dan Hukum itu.

Sejalan dengan Imamul, masyarakat pun menyetujui imbauan ini karena, dikhawatirkan dapat menyebarkan Covid-19. “Iya benar, bukan tidak wajib salat, tetap dibebankan salat zuhur di rumah sebagai ganti dari salat jumat tetapi,  diharamkan untuk mengerjakan salat berjamaah di masjid karna, dikhawatirkan bisa menyebarkan virus Covid-19,” tutup Sutrisno, A.Md.A, S.Pd.

Reporter : Putri Oktavia dan Asep Muhammad Sobirin

Editor      : Nurul Liza Nasution

- Advertisement - DOP

Share article

Latest articles