PBAK UIN SU Berakhir Kurang Kondusif

- Advertisement - Pfrasa_F
Foto: Muhammad Hafiz
- Advertisement - jd

Medan, Dinamika Online – Pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) mahasiswa baru (maba) stambuk 2019 yang dilaksanakan di lapangan terbuka depan Gedung Hj. Hanif Kampus I Sutomo berakhir kurang kondusif. Disebabkan maba tidak sanggup menahan terik matahari dan memilih keluar dari barisan, Senin (2/9).

Karena kepanasan, salah satu maba mengeluhkan kurangnya partisipasi pihak kampus dalam hal fasilitas di Lapangan dan membuat mereka ambil tindakan untuk bubar dari lapangan tersebut. “Karena kepanasan dan tidak tahan lagi untuk duduk di lapangan akhirnya saya keluar dari lapangan untuk berteduh. Seharusnya Pihak UIN memberikan tenda di Lapangan atau di Aula,” ujar Syahruroyan Nasution, maba Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Namun, pihak kampus juga telah memberikan alternatif yang mudah buat para MABA untuk melaksanakan PBAK dengan baik. Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Rektor III Prof. Dr. Amroeni Drajat, MA. “Memang tidak mengunakan tenda itu ada plus-minus nya. Plusnya adalah lebih ringan jika menggunakan payung tapi minusnya jika panas seperti ini menjadi repot. Maka kami meminta mereka untuk bersedia membawa payung agar meminimalisir suasana panas,” jelasnya.

Tidak sedikit juga para maba yang mengambil tindakan untuk tetap berada di lapangan mendengarkan rangkaian acara PBAK, seperti yang dikatakan oleh maba bernama Muhammad Hadi Rifa’i. ” Ya, saya menetap karena mau mendengarkan rangkaian acaranya dan juga ada payung jadi saya tidak terlalu terkena panas, tempat saya juga sudah nyaman,” tutupnya.

Reporter : Nadhri Filka dan Cut Syamsidar

Editor.     : Cut Syamsidar

- Advertisement - DOP

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles