Penulis: Rafi Salim Parinduri
Suasana di PT Kereta Api Indonesia (KAI) Binjai selalu terasa hidup setiap hari. Dari pagi sampai malam, stasiun dipenuhi orang yang mau berangkat kerja, sekolah, atau sekadar pulang kampung. Suara pengumuman kereta, bunyi rel, dan orang-orang yang lalu-lalang sudah menjadi pemandangan biasa di sana. Walaupun ramai, suasananya tetap terasa nyaman dan tertib.
Di pagi hari, suasana stasiun biasanya paling sibuk. Banyak penumpang datang sambil buru-buru mengejar jadwal kereta. Ada yang duduk santai menunggu keberangkatan, ada juga yang sibuk mencari kopi atau sarapan ringan di sekitar stasiun. Petugas KAI juga terlihat sigap membantu penumpang agar perjalanan berjalan lancar.
Baca Juga: Suasana Kantin Baru UIN SU
Memasuki sore hari, suasananya terasa lebih santai, tetapi tetap ramai. Banyak orang yang pulang kerja memilih naik kereta karena lebih cepat dan praktis. Saat kereta datang, suasana menjadi makin ramai dengan suara langkah kaki dan percakapan penumpang. Meski begitu, semuanya tetap berjalan dengan teratur.
Stasiun di Binjai juga punya suasana yang khas. Bangunannya sederhana, tetapi cukup nyaman untuk tempat menunggu. Terkadang terlihat anak-anak kecil senang melihat kereta lewat dengan suara klaksonnya yang keras. Momen seperti itu membuat suasana terasa hangat dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Selain menjadi tempat transportasi, KAI di Binjai juga menjadi tempat bertemunya banyak cerita. Ada orang yang berangkat merantau, ada yang pulang bertemu keluarga, dan ada juga yang sekadar bepergian bersama teman. Setiap kereta yang datang dan pergi seolah membawa cerita berbeda dari setiap penumpang.
Secara keseluruhan, suasana KAI di Binjai memberikan kesan ramai, hangat, dan penuh aktivitas. Kehadiran kereta api sangat membantu masyarakat dalam berpergian dengan nyaman dan cepat. Bagi banyak orang, stasiun dan kereta bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari kehidupan sehari-hari yang sudah melekat.
Baca Juga: Semarak Ramai Suasana Pasar Nurlela: Yuk, Intip Keseruannya!
Editor: Tengku Wafa’ Alifah

