Sebaik-Baiknya Motivator

- Advertisement - Pfrasa_F
Ilustrator: Tiara Wulandari
- Advertisement - jd

Penulis: Richa Ardelila Hutabarat

Motivasi adalah sesuatu yang dapat memberikan dorongan untuk melakukan hal apapun demi mencapai tujuan. Dalam hidup manusia banyak dihadapkan dengan warna warni dan liku-liku kehidupan. Semangat hidup kadang naik dan turun. Oleh karena itu manusia butuh motivasi dalam hidupnya, sehingga ia bisa selalu optimis. Maka, sebaik-baik motivator adalah Allah SWT.

Apabila seseorang mendapatkan sebuah kebaikan berupa nikmat, mereka akan memuji dan bersyukur kepada Allah sebagai pemberi nikmat. Syukur bukan hanya terletak pada lisan, akan tetapi harus lahir dari hati dan dibuktikan dengan ketaatan.

Dan bagaimana dengan suatu cobaan? Apabila seorang manusia mendapatkan apa yang ia tidak suka, baik ujian maupun cobaan, maka hendaklah ia bersabar. Sebab, bersabar atas cobaan dapat menghapuskan dosa seorang hamba dan mengangkat derajatnya di sisi Allah swt.

Rasulullah saw bersabda :

“Tidak ada satupun musibah (cobaan) yg menimpa seorang muslim berupa duri atau yg semisalnya, melainkan dengannya Allah akan mengangkat derajatnya atau menghapus kesalahannya.” (HR. Muslim)

Dalam kehidupan, manusia pasti mengalami rasa sakit berupa musibah. Namun, manusia ada mengeluh hingga bertanya-tanya ketika tertimpa musibah, tapi ada pula yang tenang dan bersabar karena ia memahami hakikat dari cobaan.

Baca juga: Jogokariyan, Masjid Modern dan Unik

Syeikh abdul qadir al-jailani mengatakan bahwa penyakit itu ada tiga macam, yaitu hukuman, kafarat dan pengangkat derajat. Sakit itu dinilai sebagai hukuman jika dihadapi dengan kemurkaan, sakit dianggap sebagat kafarat (atas dosa-dosa) jika dihadapi dengan kesabaran dan sakit dapat mengangkat derajat seorang hamba jika dihadapi dengan ridha dan lapang dada.

Percayalah bahwa sebaik-baiknya skenario adalah yang disusun oleh Allah SWT. Terkadang Allah memberikan nikmatnya dalam bentuk cobaan, untuk membersihkan hambanya dari yang mengotorinya atau aib. Dan kadang Allah memberikan nikmat berupa kebahagiaan untuk menilai hambanya dalam mengingat-Nya sedih maupun bahagia.

Setiap manusia pasti ingin dikasihi, disayangi dan diperhatikan terutama ketika ia dalam keadaan sangat terpuruk dan membutuhkan seseorang untuk membersamainya dan mengeluarkan segala keluh kesahnya. Namun ia lupa bahwa sebaik-baiknya tempat berkeluh kesah dan motivator adalah Allah SWT. dan bagaimana cara kita agar bersama dengan Allah?

Mengingat Allah dapat dilakukan dengan membaca al-qur’an, berdoa, bertasbih, bertahmid, bertahlil dan bertakbir. Sa’id Ibnu Jubair berkata, Orang yang beramal dengan ketaatan kepada Allah adalah orang yang berzikir keada Allah.”

Pada hadits diatas, Allah SWT menjelaskan bahwa orang yang berzikir akan bersama Allah. jika seorang berzikir kepada Allah maka Allah akan bersamanya dengan memberikannya pertolongan, rahmat, ketenangan dan kemenangan.

Baca juga: Ayo Cari Tahu Sensus Penduduk 2020

Sementara itu, orang yang berzikir ada dua macam: orang yang berzikir dalam dirinya atau hatinya dan orang yang berzikir dalam kelompok atau jamaah. Jika seorang hamba berzikir didalam dirinya dengan hati atau lisan secara sirr (tidak dibaca kuat-kuat) maka Allah akan mengingatnya dalam dirinya dengan memberi rahmat dan keamanan tanpa memberi tahu kepada siapapun dari malaikat atau yang lain.

Jika seorang hamba berzikir dalam kelompok agar mereka mendengar keagungan Allah maka Allah kan mengingatnya dihadapan para malaikat dengan memujinya dan memberinya ganjaran. Sesuai dengan firman Allah yang artinya :

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” (Q.S Al-Baqarah: 152)

Allah ingin mendengar curhatanmu,   ingin pula mendengar segala keluh kesah mu. Karena Allah sangat menyayangi hambanya yang selalu ingat kepada-Nya dalam keadaan susah maupun senang.

Editor : Miftahul Zannah

- Advertisement - DOP

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles