Ini Tips Jadi Humas yang Andal, Simak Selengkapnya!

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto/Ilustrasi/Pexels)

Penulis: Agustini

Humas atau yang acap kali kita sebut PR (Public Relations) adalah sebuah proses interaksi di mana seorang PR menciptakan opini publik sebagai input yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak, menanamkan pengertian, menumbuhkan motivasi dan partisipasi publik. Selain itu PR juga menjadi jembatan antara perusahaan atau organisasi dengan publiknya dalam mencapai mutual understanding (saling pengertian) satu sama lain. Adapun tujuan dari PR adalah menciptakan pengertian atau persetujuan dan mampu memahami publik, menciptakan Public Confidence, menciptakan Public Support dan menciptakan Public Coorperation terhadap perusahaan.

Seorang humas yang handal terdapat jiwa yang sabar dan tabah dalam menghadapi segala rintangan mengenai publik. Seorang Praktisi Humas Sumut Indonesia dan pernah mendapatkan gelar di Insan PR pada tahun 2017 lalu, beliau salah satu peraih gelar ini dari sebanyak 7 orang peserta beliau adalah Erwinsyah selaku Humas Sumut. Jika dikaji lebih dalam lagi maka humas ini sangat berperan penting dalam sebuah perusahaan maupun organisasi. Maka dari itu, kejujuran juga diutamakan.

Profesi humas sendiri seperti apa sih?

(Foto/Ilustrasi/Pexels)

Bicara soal ini sama halnya seperti sedang bicara soal folosofi, jika ditanya apa pentingnya seorang PR itu? Nah, terlepas dari masa industri yaitu dari industri kata-kata kebutuhan sebuah perusahaan sangat ditingkatkan lagi mengenai tanggung jawab sebagai PR.

Ada beberapa fungsi dari PR diantaranya adalah sebagai pemberian dari publik,  semakin dihargai dan menjadi juru bicara yang bagus dan tugas seorang PR adalah harus mengomunikasikan sebuah informasi dengan baik dan penuh kehati-hatian.

Disebutkan ada 5 prinsip masalah yang ingin dia jumpai dulu. Sering kali ini menjadi sebuah statement bahwa PR ke Humas itu juru bohong karena dia menyampaikan informasi yang menyesatkan tidak menyampaikan fakta dan data yang sebenarnya. Ketika PR mengalami permasalahan maka di sinilah fungsi humas  itu adalah sebagai manajemen yang harus ada dalam kondisi yang dominan. Artinya begini ketika terjadi krisis maka harus ada satu tim yang kemudian mereka harus menyampaikan secara langsung ke CHIKO dan tidak bisa melalui perantara serta di setiap instansi-instansi publik ini ada.

Kerja humas itu menyampaikan setiap informasi dan mengatasi masalah yang ada dan ketika ini terjadi ada baiknya dikonfirmasi dulu ke pihak petinggi yang ada di atas, apa yang menjadi konten persiapan itulah yang harus disampaikan.

Adakah ukuran orang humas dikatakan profesional?

(Foto/Ilustrasi/Pexels)

Jika berbicara persoalan tentang profesi maka humas dapat dikatakan sebagai pekerjaan (profesi) yang dimiliki oleh setiap perusahaan atau organisasi. Di setiap pekerjaan sangat dibutuhkan yang namanya profesional. “Ukuran orang yang profesional itu mempunyai kemampuan dan integritas, kejujuran dan etika. Karena kemampuan tanpa etika itu bukanlah sebuah profesi,” ujar Erwinsyah.

Lebih jelas beliau mengatakan bahwa “Setiap orang bisa menjadi seorang PR bukan hanya dari jurusan Ilmu Komunikasi saja. Orang yang menjadi humas itu bisa berasal dari disiplin ilmu mana pun, ada yang dari pertanian tetapi dia bisa menjadi seorang humas padahal dia lebih menguasai pertanian dan sebagainya. Dapat dikatakan bahwa orang humas lebih menguasai strategi dan bidang di mana dia bekerja. Jadi humas itu bisa datang dari mana saja,” tambahnya.

Kenapa pesan dalam PR itu penting?

(Foto/Ilustrasi/Pexels)

Pesan itu adalah sebuah inti dari sebuah percakapan atau informasi yang kita dapatkan, pesan yang kita terima itu bisa bersifat baik bisa juga bersifat buruk, tergantung bagaimana perspektif kita mengenai pesan tersebut. Selain itu, informasi yang disampaikan juga harus benar-benar faktanya dan dipersiapkan dengan sebaik mungkin mulai dari persiapan alat dan komunikan.

Hal ini mendukung sekali agar pesan yang disampaikan itu tersalur dengan baik. Pada intinya pesan yang disampaikan PR dengan si komunikan itu penting, seorang bisa menyampaikan informasi baik berupa tulisan maupun menggunakan alat bantu. Sehingga banyak hal yang harus dipersiapkan oleh seorang PR.

“Untuk mahasiswa komunikasi yang mengambil fokus humas kalian harus benar-benar menekuni bidang PR ini karena setiap perusahaan pasti membutuhkan seorang PR yang mempunyai kemampuan dan etika dalam bekerja. Selama magang anda harus meningkatkan kemampuan serta menambah pengetahuan dan yang terpenting tanamkan dalam diri sifat kejujuran,” harapnya.

Editor : Ade Suryanti

- Advertisement -

Share article

Latest articles