Jangan Sombong Atas Rezeki yang Allah Beri

- Advertisement - Pfrasa_F
Sujud. (Foto/Ilustrasi/Pixabay)

Penulis: Khairatun Hisan

Terkadang manusia itu diberikan rezeki yang banyak diperbuat untuk meninggi tanpa ingat siapa yang memberikan ia rezeki sebanyak itu. Lupa akan Tuhan, lupa akan kesadaran diri. Padahal sebelum rezeki itu dilimpahkan kepadanya, ia menggerutu ingin diberikan rezeki yang banyak. Ketika Allah mengabulkannya, ia lupa diri, ia lupa bersyukur. Apabila Allah melimpahkan rezeki yang banyak kepada kita seharusnya kita bersyukur, bukan berfoya-foya dan menyombongkan diri bahwa derajatnya lebih tinggi daripada orang lain. Naudzubillah.

Tak sedikit orang yang sering menyombongkan diri akan rezeki atau kekayaan yang Allah limpahkan kepadanya. Tak hanya sombong, ia juga merendahkan orang lain yang derajatnya tak sama dengannya. Sesungguhnya Allah membenci orang-orang yang sombong apalagi yang tidak mau beribadah kepadaNya, sebagaimana Allah berfirman dalam surah Ghafir ayat 60 yang artinya “Sesungguhnya orang yang sombong sehingga tidak mau beribadah kepadaku, mereka akan masuk  jahanam dengan kondisi terhina.”

Oleh sebab itu, janganlah kita sombong atas apa yang kita punya karena yang kita punya itu adalah mutlak milik Allah. Jangan sampai kesombongan membuat Allah murka. Apabila Allah murka, pintu rezekimu akan ditutup tetapi sayangnya Allah tak sejahat itu. Allah menyayangi hamba-Nya walau hamba-Nya berperilaku tak bagus terhadap-Nya, tidak menunaikan salat lima waktu, tidak berpuasa pada bulan Ramadan, sangat sombong sekali. Akan tetapi Allah tetap sayang, pintu rezekimu tidak tertutup oleh-Nya. Maka, janganlah sesekali sombong atas apa yang sudah didapatkan.

Rezeki setiap orang itu berbeda-beda tergantung usaha kita dan jangan lupa berdoa. Ketika sudah diberikan rezeki yang berlimpah, usahakan untuk tidak menyombongkan diri. Bersyukur adalah poin pertamamu. Ketika kamu sudah bersyukur, yuk sedekah. Tak apa jika kamu bersedekah dengan nominal yang sedikit, setidaknya ikhlas kan? Toh, Allah akan memberikan pahala terhadap siapa saja yang bersedekah. Sebagaimana tertera dalam surah Al-Baqarah ayat 261 yang artinya:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki. Dan Allah maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui.” Ketika kamu sudah melaksanakan dua poin tersebut dan yang terakhir adalah sering-seringlah kamu salat lima waktu kalau bisa salat sunah juga dilaksanakan ya! Sering-sering juga berterima kasih atas segala nikmat yang Allah berikan kepadamu.

Allah menyayangi hambaNya, hambaNya juga harus menyayangi Allah. Dan Allah sangat-sangat menyayangi hambaNya yang mau bersyukur, rendah hatinya tetapi bukan rendah hati supaya meroket, bukan. Yuk, sering-sering bersyukur apabila Allah melimpahkan rezekiNya kepadamu. Ingat, jangan sombong dan jangan lupa bersyukur lalu jangan lupa untuk bersedekah walau nominalnya sangat sedikit,  karena sedikit demi sedikit lama- lama jadi bukit.

Editor : Miftahul Zannah

- Advertisement -

Share article

Latest articles