Turunkan Berat Badan dengan Konsumsi Kopi

- Advertisement - Pfrasa_F
Ilustrasi kopi. (Foto/Ilustrasi/Pixabay)

Penulis: Anisa Dinda Adityana

Pecinta kopi tentu saja berbahagia dengan kalimat di atas, selain nikmat ternyata kopi juga mampu membuat tubuh mereka sehat. Para pecinta kopi harusnya sudah tahu bahwa kopi mengandung kafein yang sekaligus merupakan zat psikoaktif paling banyak dikonsumsi di dunia.

Kopi yang disajikan dengan benar bisa memberikan banyak manfaat untuk tubuh. Mulai dari meningkatkan fungsi otak, stamina sampai membuat peminumnya lebih berbahagia. Etss, masih ada lagi manfaat lain yang didapatkan dengan mengkonsumsi kopi, ternyata kopi juga memberikan manfaat untuk membakar lemak tubuh. Bagi sebagian pecinta kopi, hal ini mungkin sudah diketahui sebelumnya. Namun, akan timbul berbagai pernyataan kenapa? Kok bisa?.

Pada dasarnya kopi memiliki beberapa senyawa biologi yang dapat mempengaruhi metabolisme dalam tubuh. Beberapa senyawa penting yang dikandung dalam kopi di antaranya adalah:

  • Kafein yang merupakan stimulan sistem syaraf pusat;
  • Teobromina dan teofilin merupakan senyawa yang berhubungan dengan kafein, juga mempunyai efek stimulant;
  • Asam chlorogenik merupakan salah satu senyawa biologis yang terikat dengan kopi, dapat memperlambat proses penyerapan karbohidrat.

Kopi dapat mempercepat pembakaran lemak dalam tubuh

Ilustrasi kopi. (Foto/Ilustrasi/Pixabay)

Kafein dapat merangsang sistem saraf yang bertugas dengan mengirimkan pesan langsung ke jaringan lemak untuk menghancurkan dan menguraikan lemak yang masuk ke dalamnya. Selanjutnya kafein akan bekerja untuk meningkatkan tekanan darah dan hormon adrenaline.

Kemudian hormon adrenaline akan menyebar ke seluruh darah, termasuk ke jaringan-jaringan lemak, lalu mengirimkan “perintah” untuk memisahkan lemak-lemak tersebut dan melepaskannya ke sel-sel darah. Singkatnya, kafein tidak akan memberikan kesempatan kepada lemak-lemak tersebut untuk mengendap terlalu lama,namun, “mengubahnya” menjadi asam lemak bebas dalam darah yang berubah menjadi energi. Hal tersebut menjadi alasan mengapa kopi baik dikonsumsi sebelum berolahraga. Dan kopi juga mampu meningkatkan metabolisme tubuh.

Kopi mampu meningkatkan metabolisme tubuh

Ilustrasi kopi. (Foto/Ilustrasi/Pixabay)

Terdapat istilah resting metabolic rate (RMR) yaitu seberapa banyak kalori yang kita bakar saat sedang beristirahat. Dalam hal ini artinya kita mampu membakar kalori meski sedang tidak melakukan kegiatan apa-apa. Karena semakin tinggi RMR maka semakin mudah kita menurunkan berat badan.

Beberapa penelitian membuktikan jika kafein bisa menaikkan RMR sebesar 3-11%. Semakin banyak kafein yang dikonsumsi, maka akan semakin besar pula efeknya. Terpenting dalam meningkatan metabolisme agar semakin cepat berpengaruh jika dibarengi dengan peningkatan pembakaran lemak. Salah satu cara dalam membakar lemak adalah dengan berolahraga.

Namun di sisi lain, suatu studi menjelaskan bahwa efek kafein tidak berpengaruh banyak pada orang yang mengalami obesitas. Dengan mengkonsumsi kafein mampu membakar lemak hingga 29% hal ini akan lebih mudah diproses pada orang yang memiliki tubuh lebih kurus. Sedang orang yang mengalami obesitas hanya mampu membakar hingga 10% saja.

Kesimpulannya adalah jika kamu memiliki kelebihan berat badan (obesitas), kamu harus tetap melakukan pembakaran lemak yang didukung dengan berolahraga. Jika kamu hanya berharap dengan minum kopi saja itu tidak akan membantumu untuk menurunkan berat badan lebih cepat.

Editor: Nurul liza Nasution

- Advertisement -

Share article

Latest articles