Tanggulangi Stres Biar Fresh

- Advertisement - Pfrasa_F
Ket: Ilustrasi stres. (Sumber:Pexels/Burst)
- Advertisement - jd

Penulis: Mhd Fitrah Hidayat

Di zaman modern ini manusia dimudahkan ataupun dimanjakan dengan teknologi dari hal apapun seperti halnya memesan makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya kita dapatkan dengan mudah menggunakan teknologi. Bukan berarti dengan semua keistimewaan dari teknologi itu dapat membuat manusia mengurangi tingkat stres pada dirinya bahkan, karena kemunculan teknologi ini dapat membuat seseorang stres. Menurut laman berita Tribun News.com lebih dari setengah anak muda berusia 18-31 tahun mengalami stres teknologi akibat selalu terhubung pada pekerjaan atau kantor mereka.

Banyak faktor-faktor yang dapat membuat seseorang menjadi stres bahkan, dari hal-hal kecil yang tidak kita sadari seperti halnya, kebiasaan tidur yang buruk, perilaku ini sudah menjadi hal yang lumrah bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan mungkin karena tuntutan pekerjaan dan hal-hal lain. Dari hasil penelitian University of California menyatakan bahwa kurangnya tidur dapat menyerang bagian otak yang berfungsi menyebabkan rasa cemas pada manusia. Bukan hanya itu, ternyata efek dari perilaku buruk ini dapat merusak kesehatan seperti yang diungkapkan oleh Healthline, ternyata kebiasaaan ini dapat menaikan berat badan bahkan juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Mahasiswa KPI Raih Juara Catur Mesin Cup 2020

Faktor lainnya seperti makan yang tidak teratur, hal ini sering sekali dilakukan oleh banyak orang karena merasa sepele, padahal dampaknya bukan hal sepele, dilansir dari bodyandhealth.com, menunda makan terlalu lama atau melewatkan sarapan dapat menyebabkan kadar gula darah tidak stabil, dan dapat memicu kecemasan, kebingungan, pusing, hingga sulit untuk bicara. Dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh juga dapat menimbulkan akibat yang sama, karena pada dasarnya makanan dan minuman adalah kebutuhan biologis.

Masih ada beberapa faktor lainnya yang mungkin kita anggap adalah hal yang biasa dilakukan tetapi memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan jasmani dan rohani seperti, terlalu banyak minum kopi, duduk terlalu lama, terlalu sering berhubungan dengan gawai, kerja lembur, terlalu lama menonton TV, dan terlalu sering mendengarkan curhat. Dari beberapa faktor di atas, hampir semua orang pernah melakukannya dengan alasan yang berbeda. Maka dari itu, sebaiknya mulai dari sekarang kita harus menghindari perilaku tersebut agar terhindar dari dampak negatif terhadap kesehatan jasmani dan rohani kita.

Baca juga: Sekolah Maunya Kuliah, Kuliah Maunya Nikah

Setelah membahas hal-hal apa saja yang dapat membuat orang bisa menjadi stres maka, setelah itu seyogyanya mencari solusi agar seseorang bisa menghindari bahkan dapat menghilangkan stres yang sedang ia alami. Salah satu hal agar seseorang dapat mengatasi stresnya ialah dengan berolahraga, olahraga bukan saja dapat menyehatkan tubuh tetapi dapat menguatkan jiwa. Stres merupakan bentuk gangguan emosional jiwa. Maka olahraga bisa menjadi pilihan untuk mengatasinya. Secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa dengan beroahraga, tubuh akan menghasilkan hormone endorphin yang mampu memberikan efek relaksasi pada pikiran. Dengan demikian berolahraga merupakan salah satu pilihan ketika seseorang dilanda stres.

Menjauhkan diri dari ponsel juga merupakan salah satu cara agar seseorang dapat mengatasi stres. Terus-menerus memeriksa ponsel hanya akan menambah stres itulah yang dikatakan oleh penulis buku “Don’t Sweat the Small Stuff“, Kristin Carlson. Cara menghilangkan stres paling mudah dan cepat ialah dengan cara menjauhkan diri dari ponsel atau membatasi untuk berinteraksi dengan ponsel. Dengan begitu seseorang dapat fokus pada dirinya sendiri dan pada perasaanya. Serta lewat cara ini kita akan terlatih untuk selalu bersyukur.

Baca juga: Hangatnya Sebuah Keluarga

Selain itu, kegiatan yang sering orang lakukan ketika ia ingin menghilangkan stresnya ialah dengan berlibur. Pada saat ini liburan sudah menjadi kebutuhan setiap orang karena liburan terbukti ampuh untuk mengatasi stres bahkan, menurut salah satu penelitian di Wiconsin menunjukan risiko depresi yang lebih tinggi ditemukan pada individu yang melakukan liburan kurang dari dua tahun sekali. Selain itu, penelitian lainnya dari Universitas Pittsburg menunjukan perilaku kegiatan rekreasi dan liburan secara signifikan dapat meningkatkan emosi positif.

Berlibur tidak hanya bermanfaat untuk menenangkan pikiran namun juga baik untuk kesehatan fisik secara keseluruhan. Peneliti dalam bidang imunitas, Prof. Fulvio D’Acquisto berpendapat bahwa suatu lingkungan yang baru dan menyenangkan dapat menstimulasi sistem imun untuk bekerja lebih baik. Selain imunitas ternyata liburan juga baik bagi jantung manusia karena dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi yang disebabkan stres.

Baca juga: Optimis, KKR Menjawab Harapan Rakyat

Tidak ada cara untuk menghindar dari stres. Namun dari tips-tips di atas, kita dapat menghindari apa saja faktor-faktor yang membuat seseorang menjadi stres dan juga apa saja kegiatan yang dapat mengatasinya.

Editor : Ayu Wulandari Hasibuan

- Advertisement - DOP

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles